Hari kedua ana jatuh cinta

Bismillah…

Pertama bertemu hati langsung berdesir (“sriiiiiiitttt) dan harus ana bilang wooowwww gitu gara-gara melihat si ikhwan gagah,,,”LOL”. Heemmm semalam mimpi apa gitu kok bisa ketemu si gagah apalagi dipertemukan ditempat tak pernah disangka-sangka atau ini dinamakan rezki tak terduga.

Inikan ikhwan sesuai banget dengan kriteri ana, oh myAllah ana harus bagaimana memposisikan perasaan ini haruskan katakana cinta seperti reality show sembari menyodorkan sekeranjang coklat, kata puitis, gaya lebay gitu atau harus ana pedam rasa ini seperti kisah Fatimah azzahara…”ascikkkk.lebay mode on”

Ragapun tak henti melirik dan curi pandang gara-gara pesona ikhwan gagah bak pelanggi menyinari kebun bunga sedang mekar…”ciaaahhhhhh” dan bunga semakin menampak kecantikan dengan mekar yang indah.

hari berikutnya dipertemukan lagi ditempat keramaian dan ana pun jatuh cinta padanya “berharap bertemuan kedua bukan bertemuan terakhir dan tersipu malu seperti anak SD dipuji-puji”…”preeeeettttt”

Cinta betul-betul meluluhkan sebagaimana cahaya yang memancar dalam seluruh raga. hari-hari ana habiskan untuk memikirnya, bagaimana cara bisa ketemu dia, bagaimana cara bisa berkomunikasi dengannya dan bagaimana cara berkenal dengannya.

ana mencari tahu siapa temannya, siapa keluarganya, dimana rumahnya, apakah hobinya, dan bagaimana tingkahnya. Itu kulakukan demi dia, tetapi usaha begitu strong tak memuahkan hasil. Betapa pahit dan galaunya ketika pesona itu hanya sebelah tangan dan ibarat burung terbang hanya mengunakan satu sayap. Coba mengalihkan pikiran dan perasaan pada sebuah benda agar mampu mendelete atau memblurkan segala asa.

setelah sepekan berupaya untuk menghapus, memblur atau menghilangkan jejak kilauan pesona dalam jiwa tetap kekuataan pesona begitu menari-nari dalam raga malah sinar pesona semakin fantastis…”eaaahhh”

setelah terindikasi pesonanya ana sering melamun, tersenyum, dan berbicara sendiri…”Huuuuuuu kecian dech kakak” tapi satu hal yang membuat ana penasaran apakah ikhwan itu makhluk Allah kirim teruntuk ana, atau hanya bumbu perjalanan dalam mimpi kehidupan, itu adalah analisis awal ana.

Takkala merasakan sudah dirasuki pesona ternyata itu bukan dialami dalam dunia nyata hanya sebatas bunga tidur Allah berikan pada ana….”gubrakkkk”. Dan tak sadar sudah tidur berapa lama seakan-akan tidur sejenak padahal hampir berjam-jam bahkan mimpi indah membuat terdiam sejenak dan berpikir berlahan-lahan ternyata itu hanya mimpi di siang blog “wuakkssss”.

Kok bisa gitu ya bermimpi disiang dengan ilustrasi begitu apik. Jangan-jangan dipengaruhi iringi nasyid menemani lelap tidur ku, atau hadiah terindah Allah berikan pada ku sebab selama ini tak mau tidur siang, atau jangan-jangan mimpi merupakan gambaran awal jika suatu saat nanti akan pertemu orang tersebut dalam dunia sesungguhnya…”Heeemmmmm”.

Best Regard

Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

 

 

 

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: