cara ALLAH menyayangi berbeda dengan cara manusia


Bismillah..

kita mungkin pernah menghujat bahkan marah pada Allah ketika diberi cobaan, ujian, difitnah, dicaci bahkan dihina. ingat teman apapun kondisi kita, bagaimana cobaan datang, bagaimana kita dituduh dengan berbagai metode jangan pernah beranggapan bahwa Allah tidak menyanyangi kita. mungkin bisa jadi itu cara terelok, tercantik dan terbaik cara Allah menyanyangi kita. harus kita yakini bahwa Allah maha penyanyang sesuai dengan sifat-sifat Allah.

setiap makhluk dan ciptaanNya pasti Allah sayangi dengan cara yang berbeda Karena Allah mencintai hambaNya sangat berbeda cara manusia menyanyangi kita. jika manusia menyayangi kita dengan memberi pujian, dan perhatian mungkin Allah menyanyangi kita bukan seperti metode hambaNya. Ada manusia disayangi Allah dengan berlimpahkan rezki, tercapai impian, dipermudahkan segala urusan, dipuji oleh manusia dan ada pula manusia dicintai Allah dengan cobaan, fitnah, cacian atau susah mencari rezki ataupun jodoh.

bagaimanapun cara Allah menyanyangi kita sesungguhnya Allah sedangkan melihat sejauh mana tingkat kesyukuran dan kesabaran kita menjalani episode kehidupan.

Percayalah teman Allah maha tahu cara Dia menyanyangi kita, hanya butuh waktu kita untuk memahami konsep cinta Allah. agar kita mampu memahami konsep cinta Allah maka satu hal harus kita pegang yaitu tetap positif thinking dengan kehendak Allah dan terus meningkatkan kualitas ibadah kita teruntuk Allah.

ketika kita pasrah dan semakin pesona dihadapan Allah, insyallah semakin paham bagaimana cara Allah menyanyangi kita walaupun harus berhadapan dengan hinaan, cacian, dan fitnah kita akan tetap tersenyum menghadapi itu semua.

jadi sekarang masih kita upah mindset dan yourheart bahwa Allah selalu mencintai kita dengan cara yang dahsyat bukan seperti manusia mencintai kita.

Best Regard

Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

 

 

 

kekuatan Perubahan dan inovasi


Bismillah…

beberapa kota ukhti kunjungi mulai dari pelosok kota hingga kota metropolitan selalu melihat atau terdapat jejeran baliho calon pemimpin bangsa dimulai dari generasi tua, setengah tua dan anak muda dengan slogan yang selalu menawarkan perubahan dan inovasi dengan berbagai pose photo yang ditempel ditambah lagi embel-embel gelar begitu panjang…”weleeeehhh”

pejabat public bukan dilihat betapa banyak gelar mereka tapi dilihat berapa banyak mereka memberi contoh keteladan, mampu mewujudkan janji-janji kampanye mereka dan prestasi apa telah mereka raih selama memimpin masyarakat atau kelompok tertentu. apalagi dimasa sekarang Indonesia miskin keteledan baik dari kalangan pejabat, orang tua maupun anak muda dipengaruhi oleh aliran hedonism, asimilasi dan jauh dari ajaran tuhan.

Mungkin dampak dari era pencitraan sehingga berlomba-lomba calon pejabat Negara untuk exis dan narsis dengan menempel spanduk dimana tanpa mengindahkan keindahan kota.

disisi lain baliho/spanduk yang berjejaran di pohon, tembok, plang resmi penempelan iklan maupun di halte-halte sebenarnya merusak pesona kota. coba saja amati jarak antara spanduk satu dengan spanduk yang lain hanya beberapa meter bahkan tidak ada jarak. sebaiknya ada aturan tegas tentang penempalan spanduk, poster, leaflet maupun bentuk lain agar penataan kota jadi asri dan mempesona.

Ketika menjamurnya fenomena penempelan baliho oleh calon pejabat rata-rata slogan yang mereka usung selalu ada kata atau kalimat perubahan maupun inovasi. sepertinya kata inovasi dan perubahan menjadi trend maupun kata menjit bagi calon pemimpin negeri ini bahkan masyarakat juga menyukai kata perubahan.

Kemudian kalimat perubahan dan inovasi pula mengantar atau membawa mereka menuju posisi satu misalnya keberhasilan pilkada Jakarta yang menyusung slogan Jakarta baru dan masih banyak lagi contoh konkrit dilapangan.

Jadi bagi calon pejabat hendaknnya meramu atau membuat slogan selalu mencantum kata perubahan atau inovasi, Insyallah kata tersebut mampu menghipnotis para kader, simpatisan, dan pemilih menuju kursi satu, Allahu wa’alam.

Best Regard

Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

 

 

 

Menikahlah…insya Allah kau akan jatuh cinta


Bismilllah…

Woouuuuwww….sepertinya sudah lama ukhti tak menulis tentang cinta dan pernikahan biasanya hampir tiap pekanan dipastikan ada sebuah tulisan terangkai masalah love&merried yang diangkat dari kisah novel, cerita teman dan kegalauan para facebooker.

Eaaahhhh, ukhti come back writer about love and merried setelah beberapa bulan ukhti menghilang jejak disebuah tempat untuk menenangkan jiwa dan mendekati hati pada Allah hingga tempat itu pula membawa ukhti kembali eksis serta narsis di dunia kata-kata membawa makna “aciikkkkk”^__^

tulisan ini dirangkai ketika kota metropolitan masih dalam keadaan sunyi, berawan, terdengar pula suara ayam jantan berko’kok dan semari menunggu sinar pagi ditemani segelas teh panas, roti tawar bahkan dihentak music motivator semakin membuat gergetan menyelesaikan essay.

Back to topic walaupun ukhti pernah jatuh cinta tapi jatuh cintanya masa abu (cinta monyet) berakhirnya cinta monyet bertepatan pensiunan seragam abu, sehingga belum memahami arti dari esensi dari cinta itu sendiri hingga saat ini pun ukhti masih samar-samar memaknai cinta karena cinta sebenarnya dan sesungguhnya adalah cinta setelah pernikahan. Insyallah ukhti mampu meresapi dan memahami cinta jikakala menyempurnakan dien.

 Nah hingga sekarang Alhamdulillah tidak mau jatuh cinta apalagi membangun cinta pada tempat yang belum Allah halal walaupun terbesit pesona dengan makhluk Allah, ya sebatas kagum dan belum sempat dimasuki dalam qolbu serta segera control delate biar tak terkontaminasi aroma cinta tak halal….”Heheeee”

Yuk kita kupas dan cuap-cuap masalah pernikahan dan cinta, apakah benar menikah menumbuh cinta?

Ukhti percaya seribu persen (1000%) bahwa menikah akan menumbuh cinta luar biasa kenapa luar biasa!!! karena saat dua anak manusia dipertemukan dalam sebuah ikatan diberkahi disana mereka berjanji, berazam dan mengaplikasi cinta dengan aturan Allah hingga yaumil akhir dengan harapan terajutnya cinta nan sakinah, cinta nan mawadah dan cinta maromah.

Perjanjian mereka tulis dihadapan Allah membuat dua anak manusia selalu menambahkan deposita cinta dengan perhatian, berdoa, nafkah, saling mengingati, mendorong mereka menjadi hamba Allah terbaik dan berjanji untuk tidak menyakiti. Walaupun hambatan membangun cinta selalu datang tetapi dengan tantangan yang datang membuat dua anak manusia semakin jatuh cinta, semakin mengetahui arti cinta.

Sangat berbeda ketika cinta tumbuh sebelum pernikahan dimana yang senang hanya Jin dan sekutunya bahkan energy cinta juga tak akan mampu terbangun dengan indah apalagi bertahan karena ikatan tersebut tidak diridhoi Allah.

Sedangkan cinta diawali sebuah pernikahan adalah cinta yang sangat Allah ridhoi, Allah sukai, Allah berkahi, Allah taburi kenikmatan, Allah janjikan rezki tak terduga dan Allah kagumi.  Betapa dahsyat ikatan pernikahan mampu menumbuh, membangun, menyemai cinta, dan melukis cinta.

Dari pernikahan dengan konsep cinta sakinah, mawadh dan mawarah lahirlah bukti cinta sesungguhnya yaitu anak-anak sholeh/a yang mengagung atau mentakbirkan tauhid Allah dimana-mana. Buah cinta itu pula mewarni-warni perjalan para pecinta, semakin mengikatkan cinta, semakin memotivasi dua anak manusia menjalani kehidupan.

Bayangkan jika cinta dibangun bukan setelah pernikahan bukan cinta diperoleh melain menumbuh kecemasan, was-was, stress dan lari dari tanggung jawab betapa banyak contoh disekitar kita yang membangun cinta bukan diatas pondasi ikatan suci bahkan ending selalu menyakitkan para pecinta

Maka dapat ukhti pastikan bahwa dengan menikah insyallah kau akan merasakan kejutaan cinta dengan bejuta pesona. mulai pesona menjadi seorang istri/suami, pesona menjadi ayah/umi, pesona menata rumah tangga, pesona menjadi tauladan bagi sibuah cinta dan pesona mempertahankan cinta hingga yaumil akhir.

Best Regard

Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

 

 

 

%d bloggers like this: