Keajaiban perpustakaan


Bismillah…

Tanpa dijelaskan secara detail sudah mengetahui bahwa perpustakaan adalah jantungnya pendidikan bayangkan andaikan jantung pendidikan tidak berfungsi dan dimanfaatkan semaksimal mungkin, apakah masih bisakah pendidikan bernafas, meningkat kreativitas bagi pembelajar?

Seharusnya pendidikan tidak bisa bernafas lagi ibarat tubuh manusia kalau jantung sudah tak berfungsi dipastikan tidak bisa lagi menghirup udara tapi analogi tersebut tidak berlaku dengan jantung pendidikan.

Lihat saja rata-rata jantung pendidikan di sekolah, perguruan tinggi, sekolah tinggi, institute dan universitas masih belum semakismal mungkin memfungsi jantung pendidikan tersebut sebagai sarana central kegiataan pembelajaran.

Bahkan perpustakaan seakan-akan kehilang pesona bagi pembelajaran padahal fungsi perpustakaan tidak hanya sebatas gudang-gudang buku melain perpustakaan sekarang telah memiliki esensial lebih yaitu perpustakaan merupakan tempat sangat ajaib. Kenapa ajaib?

Sebelum kita mengulas keajaiban perpustakaan sebaiknya mengetahui dulu kenapa perpustakaan kehilangan pesona dari setiap genarasi!!! Penyebab hilangnya pesona perpustakaan pertama pustakawan kurang santun dan ramah melayani pengunjung “pustakawan yutek” bahkan hingga sekarang masih diketemukan model pustakawan seperti itu disetiap perpustakaan sedangkan image perpustakaan bisa tercitra dengan baik didukung dengan budaya kerja pustakawan.

Walaupun canggihnya sarana perpustakaan jika pengelola perpustakaan tidak mampu mengaplikasi excellent service dipastikan tidak akan memberi kesan indah bagi pengunjung seperti kita lihat perusahaan bertaraf internasional pelayanan merupakan factor utama harus diperhatikan. Hendaknya perpustakaan juga menerapkan pelayanan excellent bagi pengunjung perpustakaan.

Kedua knowledge pustakawan harus diupgrade sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan namun pada kenyataan masih banyak pustakawan terutama disekolah maupun diperguruan tinggi menduduki profesi pustakawan bukan berlatar pendidikan Ilmu perpustakaan. Hendaknya Profesi pustakawan yang memiliki kompetensi, skill dan knowledge. Jika memungkinkan profesi pustakawan berpendidikan minimal S1 atau S2, bisa dibayangkan jika pustakawan rata-rata tamatan Strata dipastikan dinamisan perpustakaan cemerlang, dan gesit seperti perpustakaan pusat universitas Gadjah rata-rata pustakawan sudah tamatan strata dua.

Ketiga koleksi perpustakaan dari masa transisi hingga postmodern tidak berkembang sedangkan koleksi merupakan salah satu bagian menarik pengunjung untuk hadir dan memanfaat perpustakaan. Jangan sampai koleksi perpustakaan mengalah perpustakaan commercial, dan jangan pula koleksi diperpustakaan tidak memenuhi kebutuhan pengunjung. Kalau bisa koleksi perpustakaan lebih bisa mem-balanced koleksi ilmiah dan nonilmiah.

Terakhir teknologi perpustakaan harus sesuai dengan perkembang teknologi apalagi saat ini banyak open sources software untuk perpustakaan dan kenyataannya  perpustakaan sekolah maupun perguruan tinggi masih memanfaat catalog manual. Hal dipengaruhi dengan pustakawan tidak memiliki kompetensi teknologi dan tidak adanya akomodasi khusus untuk mengembang fasilitas perpustakaan khusus teknologi… Bersambung

BestRegard “Inspirasi BeraniSukses”

“Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

 

 

 

Ayo visit Kerinci Sakti


Bismillah…

Lokasi kerinci terletak diwilayah sangat jauh dari ibu kota provinsi jambi maupun ibu kota provinsi Sumatra barat tapi jarak jauh dari kota tersebut memberi nuansa esotik sangat khas, unik, identik dengan pemadangan alam begitu memukau bahkan melegakan kepenatan siapapun yang datang ke kabupaten kerinci.

Jika tourisme menuju kerinci memasuki daerah provinsi Sumatra barat maka touris akan disuguhi pemandangan alam sangat takjub yang diciptakan Allah untuk masyarakat kerinci dan masih alami belum terkontaminasi dengan udara-udara pabrik, terlihat gempulan-gempulan awan nan indah menutupi puncak gunung kerinci tertinggi disumatra, udara dingin sangat menyengat jika mengena kulit ari-ari dan hamparan kebun teh hijau bak surga dunia. Daerah tersebut dikenal dengan sebutan daerah kayu aro.

Seandainya touris menuju kerinci melalui dari provinsi jambi akan disuguhi keindahan alam hutan lindung masih menyimpan satwa-satwa langkah, pauna langkah dan setelah menikmati keindahan hutan dilindungi akan kaget karena disambutin pesona daun kerinci begitu biru apalagi memandang danau kerinci ditengah terik maka semakin kesingkron alam luar biasa.

Kemudian jika tourisme via painan dan Bengkulu bakal terkaget-kaget betapa indahnya melihat kota kerinci dari ketinggian.

Heeemmm… dariman pun pintu masuk touris menuju kerinci dipastikan melihat keindahan alam tidak ada ditempat wisata lainnya. Maka sangatlah pantas penduduk kerinci diperantauan back to village sangat semangat serta antusias untuk cepat-cepat sampai kerinci alam sakti karena selalu disuguhi panaroma, pesona, keanggunan alam kerinci masih natural.

Ditambah kerinci merupakan wilayah yang memiliki kebudayaan berbeda setiap desa ini merupakan pondasi bagi kerinci untuk mengembangkan pariwisata “visit kerinci” tapi sayangnya birokrasi dikerinci belum memiliki visi visioner bagaimana meningkatkan touris menikmati keindahan alam kerinci sakti.

Menurut pengamatan awan penyebab kerinci belum mengalami peningkat pariwisata yaitu infrastruktur belum elok walaupun saat ini masih ada perbaikan tapi tetap belum memenuhi standar kenyaman pagi touris, objek wisata belum dimaintance dengan baik, dan harus ada inovasi pelayanan diberikan kepada touris seperti diterapkan Google memberi pelayan terbaik mereka bagi pelanggan sebaiknya birokrasi khususnya Depatremen pariwisata hendak selalu men-growth service, innovation and consistent.

Padahal objek wisata kerinci memiliki nilai sangat luar biasa jika dibanding daerah lain di provinsi jambi atau provinsi Sumatra barat. Dengan nilai nan lebih tersebut dimanfaatin untuk memancing touris kekerinci.

Semoga kedepan pihak terlibat “stakeholder” membangun wisata kerinci segara re-edit, revisi segala sector agar semakin meningkatnya touris datang ke kerinci sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, pemerintah dan termasuk katagori wisata wajib dikunjungi ketika liburan baik skala local, nasional maupun internasional.

Ada baiknya juga para stakeholder berkerja sama atau studi banding dengan pemerintah daerah yang berhasil mengembang pariwista misalnya kerja dengan pemerintah daerah gunung kidul karena objek wisata disana rata-rata dikelola masyarakat setempat tapi hasil maintance mereka luar biasa dan dipastikan objek wisata berfungsi semaksimal mungkin.

BestRegard “Inspirasi BeraniSukses”

“Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

 

 

 

cinta itu Allah karuniakan kepada kita


Bismillah…

setiap manusia selalu Allah karunia cinta, karena cinta adalah unsur harus dimiliki manusia bahkan tanpa unsur cinta hidup belum sempurna dan kadar cinta dimiliki manusia tergantung dosis, kadar, komposisi cinta sebaik olah keindahan cinta diatas keindahan Allah insyallah cinta bertahan sepanjang kehidupan.

Cinta yang didirikan atau tumbuh atas kehendak Allah tidak akan kekang oleh waktu walaupun bagaimana cinta itu dikotori oleh benalu, ombak, dan fitnah tetap pesona bahkan menganggunkan isi bumi.

Betapa banyak pula cinta yang dikaruniakan kepada manusia membuat mereka hilang identitas kehidupan, terbawa arus cinta, putus ditengah jalan dan membangun cinta yang salah. Padahal kita tahu kekuataan cinta melebihi kekuataan dari keajaiban dunia.

Kita juga tahu bagaimana kisah cinta terdahsyat dimiliki para terdahulu umat islam seperti kisah cinta Ali bin Abi Thalib dan Fatimah Az-Zahra yang menjaga essential cinta mereka hingga setan pun tak pernah tahu kalau memiliki perasaan yang sama hingga mereka disatukan dalam ikatan diridhoi Allah, Umar bin Abdul Aziz, suatu kali jatuh cinta pada seorang gadis, namun istrinya, Fatimah binti Abdul Malik tak pernah mengizinkannya menikah lagi tapi pada akhirnya istri membawa seorang gadis yang dicintainya namun umat tidak mau menikah gadis tersebut, yang sangat pantas dicontoh, aplikasi dan terapkan dalam hidup kita.

Karena Allah telah mengkaruniakan cinta pada kita, mari kita jaga seindah mungkin keindahan cinta jangan sampai benalu merusak keindahannya,  sambutlah kehadiran cinta dengan cinta, tatalah cinta diatas pondasi diridhoi Allah,

Ketika kita menata cinta diatas rambu atau aturan yang diridhoi, disukai, dan senada dengan kehendak Allah diyakini cinta itu tak pernah pupus bahkan akan menjadi samar.

Untuk membangun cinta diridhoi Allah tidak semudah dan segampang butuh kesabaran, butuh ketaqwakalan pada Allah begitu tinggi, butuh saling kepercayaan, butuh pupuk tak begitu murah dan butuh saling memahami agar cinta tumbuh tidak gampang oleng oleh terpaan badai.

Bagi ikhwah telah dikarunia cinta diatas ikatan suci tetap jagalah cinta itu hingga kesurga. Sehingga para malaikat menjambut kita dengan senyum bahkan ketika masa mizan malaikat menyatakan selamat wahai si fulan bahwa kalian termasuk hamba Allah mampu menata cinta diatas kehendak Allah.

BestRegard “Inspirasi BeraniSukses”

“Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

 

 

 

Uninteresting about romance and Love


Bismillah…

Setelah enam bulan tidak menginjak kaki ditoko buku akhirnya bulan kesembilan ditahun 2012 ukhti diberi kesempatan kembali melirik buku, itupun kehadiran ditoko buku bukan atas perencanaan melainkan secara kebetulan.

Kebetulan dimanfaatin semaksimal mungkin mencari buku dari rak ke rak dan dari judul ke judul lebih kurang satu jam mondar ditumpukkan tetap buku yang dicari belum terlihat atau jangan-jangan bukunya benar tidak ada atau bukunya sudah habis.

Ukhti masih mencari dengan sabar dan teliti menemukan buku tersebut, ditengah keseriusan searching tiba-tiba jiwa kebawa pada sebuah rak buku lagi banyak dibahas di FB yaitu 30 hari menjadi ayah teladan dan ukhti tertarik untuk membaca atau membelinya karena berpikir panjang maka niat baik diurungkan…”heheheeee” serta buku tersebut sebaiknya dibaca para ikhwah not akhwat “dalil nan bagus ckkkk”.

Sepertinya ada yang berbeda dengan ukhti saat hadir ditoko buku, biasanya ukhti selalu ingin membaca atau membeli buku berbau romance and love namun saat ini sudah tidak tertarik, terpukau, dan termotivasi membaca bacaan bernuansa seperti itu.

Ukhti menyadari sekali factor mempengaruhi tidak tertarik lagi dengan bacaan tersebut karena saat ini ukhti harus banyak membaca buku teori and metode agar shering ilmu diruang perkuliahan tidak minin referensi ditambah lagi ukhti pernah diberi cobaan luar biasa tepatnya dengan perasaan ukhti.

Padahal ketika ukhti masih kuliah sangat antusias membaca buku berkaitan hal tersebut. Bahkan setiap bulan kalau buying of book harus satu atau dua novel dibelikan. Kenapa harus ada novel sebab dengan membaca novel mampu menginspirasi ukhti menulis puisi maupun artikel romance…”Eaaahhh”

Hampir satu jam mengiling diarea toko buku belum membuahkan hasil padahal ketika diyogya pernah melihat buku tersebut dipanjang tapi saat itu belum paham apa dikupas oleh pengarang maka tidak tertarik. Namun atas saran seorang ikhwah menyarani ukhti untuk membaca dan mengkoleksi buku “Sakinah bersamamu” itulah yang mendorong menghunting buku tersebut.

Padahal ukhti pernah minta buku tersebut pada seseorang tapi keinginan tersebut belum Allah wujudkan, insyallah ukhti harus memiliki buku “Sakinah bersamamu” selain menambah koleksi buku, semoga bisa menginspirasi dalam menata rumah tangga kedepan dan bekal awal jika nanti mengisi acara tentang muslimah.

I love reading and writing until the end mylife

BestRegard “Inspirasi BeraniSukses”

“Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

 

 

 

%d bloggers like this: