Ukhti jadi anak kosan, again ^__^


Bismillah…

Kok jadi aneh ya tiba-tiba ukhti jadi anak kosan lagi setelah wisuda pascasarjana tinggal dengan orang tua selama satu semester dan kembali menjalani rutinitas menjadi anak kosan dalam menjalani profesi sebagai lecturer sepertinya sangat aneh, seakan-akan jadi mahasiswa baru, beradaptasi dengan lingkungan baru, mencari teman sebanyak mungkin persis keadaannya ketika pertama kali ukhti ke bandung dan yogya dengan nuansa keterasingan.

Tapi ngekosan saat ini bukan dirumah orang melainkan ngekosan bareng sepupu dan keluarga walaupun tinggal bareng mereka tetap aja kerasa asing dan ingin kembali kepakuan bunda tercinta.

Hari pertama ngekos bareng sepupu dan keluarga sangat menyedihkan dan ditambah lagi tidak tahu daerahnya makin terasa terkukung dalam tempurung padahal ukhti memiliki nyali petualang kalau tidak tahu daerahnya bagaimana bisa petualang ilmu, cinta, persahabatan. Apalagi harus masak sendiri, makan sendiri, cuci baru sendiri, dan tidur sendiri huakksssss. Efek selama satu semester dirumah serba disediakan alias tinggal makan dan pakai…

Heeemmm ukhti yakin keterasingan hanya terasa sesaat aja setelah the next day month  and years bakal lebih seru, penuh petualang, penuh keceriaan dan dijamin tidak ingat lagi dengan kondisi sweethome.

Ya Allah kuatkan hati hamba, pertemukan hamba dengan hamba-hamba Engkau mengajak jalan shirotul mustaqin, mengajak Tolabul Ilmi, dan semakin kokohnya ukhuwah terjalin dengan lingkungan baru.

Rabbi tegur dan ingatin hamba jika lalai dari kewajiban dan berharap ukhti semakin terjaga hati, semakin merasa nikmat beribadah dan semakin banyaknya menjalani silaturahmi.

Best Regard

Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

 

 

 

Sehat ala Inspirasi BeraniSukses


Bismillah…

Kesehatan adalah anugrah terindah Allah beri kepada hambaNya dan bayangkan satu nikmat (sehat) aja Allah ambil dari kita merasa betapa dunia begitu tak indah dan tek elok. Maka sebelum datang waktu sakit pergunakan dan perliharalah kesehat dengan semaksimal.

Seperti slogan sering kita dengar “orang miskin dilarang sakit apalagi anak kos tidak dibenarkan untuk sakit”, jika anak kos sudah sakit brabeeeee pisan atuh. Secara tinggal diperantaun tanpa saudara, tanpa keluarga, tanpa kekasih tanpa uang “gilaaakaan”. Kalau udeeh sakit semua terbengkalai “kuliah cuti, tumpukan menumpuk, kosan setinggi gunung, kosan berserakan, kelaparan karena gak ada yang masakin atau bingung minta tolong pada siapa dan lebih parahnya tugas kuliah bajibun (banyak)!!!

Dengar dan baca baik-baik yang merasa anak kosan bagaimana cara jitu dan trik praktis biar menjadi anak kos tangguh (jarang sakit) secara ala sehat simfonis diterapkan selama (7 tahun) menjadi anak kosan “asyikkkkk” insyallah jarang sakit walaupun pernah.

Usahakan konsumi minum air putih sebanyak mungkin “8 liter perhari” kalau yang itu mah sudah biasa tipsnya. Nah yang bedanya apa ya? simfonis mengkonsumi air putih setelah sholat shubuh dan cukup satu gelas sembari baca Al-fatiha sampe selesai “moga baca al-fatiha saat minum tidak termasuk katagori bi’dah” landasan membaca al-fatiha sebab ketika Rasullah menyembuh orang sakit beliau membaca Al-fatiha ditempat yang sakit. Berharap dengan ayat-ayat tersebut mampu memperbaiki sel-sel tubuh dan hati selalu dalam shirotul mustaqin seperti penjelasan Al-faatiha diayat ke 6 “Tunjukilahkami jalan yang lurus”.

Sebelum berangkat kampus dan serapan pagi biasanya mengkonsumsi jus jambu/jus tomat secara Cuma buah itu paling murah dari sekian banyak buah diswalayan “huakkssss”. Just guyon bukan itu alasan kenapa guwe memilih dua buah tersebut dikonsumsi, alasan konkritnya karena vitamin di kedua tersebut luar biasa manfaatnya bagi tubuh manusia

Dan Alhamdullillah guwe punya blender selama menjadi anak kosan karena dari awal berniat jika ngekos harus punya blender secara beli jus warung atau outlet terasa kemahalan mendingan bikin sendiri tinggal beli buah, susuh, madu, dan gula udah jadi dengan sejuta rasa dan nikmat luar biasa.

Apalagi ketika dirumah pernah buat jus dengan air zam-zam dicampur madu, susu, dan gula. Subhanallah segarnya luar biasa. Sepertinya bisa bikin bisnis baru “Jus campur air zam-zam” pasti laku abiissss. Bagi teman-teman belum pernah mencoba sesakali cobain bagaimana nikmatnya.

Jika teman-teman pernah baca artikel kenapa orang yahudi pintar? Salah satu makanan konsumsi mereka adalah membanyak makan buah sebelum makan dan Rasullah ternyata makan juga seperti itu lebih mengutama makan buah dulu baru makan nasi “rice” dan segi medis juga bagus.

Jika melirik pola makan masyarakat Indonesia rata-rata salah pola makanan mereka, coba aja lihat dikondangan atau tempat syukuran lainnya buah-buahan sebagai pencuci mulut bukan sebagai makanan awalan. Kalau sudah membaca essay ini segera ubah pola makanan kita yeee…”biar kita sehat wal’afiat”

manfaatkan kaki lo untuk berjalan, jangan sampe kaki dimanjakan turun angkot naik angkot, naik sepada motor turun sepeda motor mendingan kaki dibawa berjalan. Semakin banyak kaki melangkah maka semakin bagus untuk organ tubuh kita yang lain dan guwe juga pernah membaca salah satu artikel di Yahoo ternyata manusia setiap hari berjalan kaki mempengaruh terhadap otak “otak semakin membesar”.

Nah lo sudah tahukan manfaat jalan kaki buruan jual motor, mobil dan angkot kalian hooooooo “guyonlagi” dan alih transfortasi kalian dengan jalan kaki kalau bisa pake sepeda.

Terakhir sekali-sekali makanlah makan sehat dan bergizi jangan sampai makan itu lagi-itu lagi “tempe, tahu, telor dadar” dan jangan keseringan juga menikmati makan lezat, bergizi takutnya kolesterol.

Selama mencoba ya dan semoga selalu dalam lindungan, lingkaran, taburan cinta sang Ilahi.

Best Regard

Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

 

 

 

Mau tahu kenapa banyak Ikhwah melankolis


Bismillah…

Ukhti bakal cerita bagi pengunjung blog “simfonikehidupan” kenapa semakin banyak ikhwah berkarakter melankolis lihat saja distatus Facebook, twiit, maupun blog mereka selalu nuansa melo “cinta”.

Tidak dipungkiri nuasa cinta dalam kehidupan ikhwah tidak akan habis jika dibahas dalam berbagai sisi. Sungguh cinta dalam kehidupan para ikhwah sangat misterius, uniq, dan elegan…”setujukan dengan pendapat ukhti”

Apakah ikhwa bermelo disebabkan falling in love, bahagia, menyemangati diri sendiri, sedang galau tingkat tinggi atau hanya sebatas status palsu, “silahkan dipilih aja ya mana cocok bagi ikhwah hohohoooo”.

Sedangkan islam menuntut hambanNya berkepribadian militan seperti dijelaskan seorang ustad dalam acara training ADK bahwa Allah mencintai hambaNya yang kuat seperti kehidupan Rasullah selalu mengasah kemilitan beliau melalui Olah raga Memanah, berkuda, dan berenang bukan arti Rasullah dalam kehidupan beliau tidak romantic bahkan romatisnya Rasullah tidak bisa ditandingi siapapun seperti pernah dikupas dalam buku Muhammad Saw the inspiring romance. Jadi sangat diharuskan para ikhwah untuk memiliki jiwa militan dan romance. “asyiikkkk”

Baiklah ukhti kasih tahu buat antuna semua ternyata penyebab dan korelasi meningkatnya ikhwan melo. Pertama dipengaruhi bacaan, lihat aja ikhwah lebih banyak membaca novel berbau cinta “mulai ayat-ayat cinta, ketika cinta bertasbih, bumi cinta, dll. Dibandingkan membaca siroh Nabawiyah dan coba Tanya sama teman kita sudah khatam siroh atau sudah berkali-kali baca novel, dipastikan jawabannya belum khatam siroh termasuk ukhti huakkkssss…”moga kedepan ukhti lebih banyak siroh dari Novel”

Kedua dipengaruhi tontonan apalagi saat boomingnya film ayat-ayat cinta sejak itu dibanjiri film cinta bernuansa islam. Sebaik dan seharusnya ikhwah hendak lebih selektif menonton jangan sampai terlena dengan konsep islamnya tapi tidak memberi pengaruh pada pemahaman kita. Yukk ikhwah keren kita berbanyak menonton yang dapat meningkatkan knowledge, skill, emosional and attitude. Bukan berarti kita tidak boleh nonton seperti itu, sangat diperboleh namun ada baiknya coba mengimbangi tontonan kita agar tidak terlalu melo bangetlah!!!

Ketiga dipengaruh music “Nasyid”, rata-rata nasyid diciptakan para ikhwah lebih dominan berkarakter cinta bahkan jarang nasyid perjuangan dijalan Allah. Walaupun nasyid berkarakter perjuangan masih sedikit tapi tetap kehadiran para nasyider Shotul Haraqah, Izzis mampu membakar gairah para pejuang…”Allahu Akbar”

Jadi itu loohhh factor mendorong ikhwah melo apalagi dengarin Nasyid Maidany “jangan jatuh cinta”, Edcoustic “nantikan ku dibatas waktu”, Sigma “istikarah cinta”, Tasiru “maaf untuk berpisah”, Seismic “ketika dua hati menyatu” terus menerus yakinlah ikhwah makin melo “LOL” plus galau. Mulai dari sekarang imbangin “balanced” segala kehidupan baik dari bacaan, music, tontonan kita antara militan dan melankolis biar tidak kelihatan ikhwah cemeeen!!!

Setujukan sama ukhti…

Best Regard

Inspirasi BeraniSukses

“Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

 

 

 

%d bloggers like this: