Mau Tahu Godaan terbesar wanita


Bismillah…

Bagi pembaca sering nonton sudut pandang ditayangkan Metro Tv “Minggu, 11.00wib” mengangkat tema-tema sangat menarik terutama seputar problema wanita. Nah kebetulan minggu, 2 September 2011 bertema “Belanjan, Hasrat dan budaya”. Senada dengan apa akan dikupas atau ditulis ukhti.

Ukhti bakal cerita secara singkat dari sebuah tontonan memberi arahan, inspirasi bijak bagi wanita untuk menghilangkan nafsu tersebut. Rata-rata yang bernama manusia “tidak kenal laki-laki maupun perempuan” mememiliki nafsu tersebut hanya tergantung level, rang dan tingkatannya tapi nafsu tersebut lebih condong tidak bisa dihilangkan pada wanita.

Seperti dijelaskan narasumber dalam acara sudut pandang bahwa rakyat Indonesia adalah masyarakat sangat konsumtif terlihat peningkatan penggunaan kartu kredit, hampir setiap sale atau diskon selalu dipenuhi konsumen, semakin bertambahnya orang kaya baru, dll.

Dan ukhti pun melihat realita sesungguhnya ketika seminar dihongkong, malayasia dan singapura sangat terlihat betapa orang Indonesia sangat konsumtif walupun bekal sudah habis bela-belain meminjam “untang” dengan teman. Alasan mereka mumpung masih disini, kapan lagi bisa beli-beli barang bermerek. Nan paling heran ketika ukhti melihat teman beli tas sampai 10 pics dengan harga sangat pantasis “geleng-geleng” padahal kualitas tidak jauh beda dengan Indonesia.

Dari ilustrasi diatas pembaca blog InspirasiSukses tentu sudah bisa menembak apa nafsu terberat seorang wanita bahkan tidak bisa ditahankan? Nah lo mulai pikiran jorok kan huakkssss. Ketika tarbiyah “liqo” ukhti juga pernah dilontarkan pertanyaan yang sama dari murabbi dan Alhamdullilah ukhti juga tidak bisa menjawab dan pikirannya juga agak kekiri ckkckk…dipastikan sudah bisa jawabkan karena sudah bisa terjawab lewat ilustrasi singkat diatas.

Kalau tidak percaya coba saja Tanya sama istri kalian, pacar kalian, teman kalian dan saudara perempuan kalian! Apakah benar nafsu shopping adalah nafsu yang tidak bisa ditahankan, dipastikan jawabannya benar. Kebetulan ukhti adalah sosok wanita “yaiyalah masak ukhti ikhwit” hohohoooo…biasa apa yang diinginkan selalu dilist padahal belum gajian, dompet lagi kere tapi tetap selalu menglist barang yang diinginkan.

Kenapa wanita tidak bisa menghilangkan nafsu tersebut? Ada berapa factor yang mempengaruhi wanita belum bisa mengurangi dan menghilangkan nafsu tersebut pertama dipengeruhi lifestyle, komunitas, investasi, penghasilan berlebihan serta gengsi. Hal sesuai dengan cerita ditulis dalam buku miss jinjing bahwa harsat terbesar seorang wanita adalah shopping.

Bagi wanita yang nafsunya sudah level tinggi untuk shopping disarankan untuk membaca buku “Miss Jinjing” insyallah dengan membaca buku banyak pengarahan, menyadari dan berhati-hati lagi menjaga nafsu shopping.

Best Regard

InspirasiSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

 

 

 

Salam Inspirasi BeraniSukses


Bismillah…

Setelah dua minggu lebih dilandah kesedihan,  cobaan saatnya ukhti bangkit dan bye-bye masalah. Lewat masalah ini semakin termotivasi mewujudkan 100 cita-cita besar ukhti dan mohon dari orang tua untuk selalu mendoakan ukhti agar terwujud impian tersebut. Ukhti sangat yakin akan terwujud walaupun hembasan dan gelombang akan menghampiri agar terwujud maka harus semakin dekat dengan Allah Azza Wajjalla, tidak kenal kata capek, jangan hirau penilaian orang lain dan keep passion in deep myheart.

Persis seperti ungkap motivator terkenal “Tung Desem Waringin” untuk mewujudkan cita kita butuh dua hal untuk melangkah pertama Asahlah terus your knowledge dan kedua teruslah dekat dengan Allah sangat sinkron penjelasan dalam buku impreum tiga bahwa orang-orang hebat didunia mereka terbiasa membaca dan dekat dengan Tuhan.

Nah impian yang harus terwujud tahun ini adalah jadi MOTIVATOR, sangat menyukai dan senang melakoni profesi tersebut sebab selama ini berteman, mengisi acara, mengajar selalu memberi taujih bukan taujih bagian dari motivator.

Setelah searching dipage google ternyata motivator wanita belum banyak dan setelah ukhti baca secara singkat biografi para motivator terkenal Indonesia mereka berlatarbelakang dari kepribadian pendiam, pemalu tapi memiliki passion sangat luar biasa demi sebuah perubahan.

Tentu pengen tahu donk kenapa alasan ukhti menggunakan sloga tersebut, dimana kita tahu rata-rata motivator, dai, ustad, mubaliq, trainer, produk, lembaga, organisasi, perusahaan dan yayasan mempunyai identitas yang mampu dikenal, dikenang, diingat dan mewakili citra meraka. Apalagi lagi dalam dunia marketing atau antuna pernah belajar tentang promosi&marketing maka dijelaskan bahwa slogan itu sangat penting ketika produk ingin dilemparkan kepasar dan teringat pula dengan penjelasan dosen ukhti ketika perkuliahan sosiologi bahwa dalam interaksi social individu membutuhkan kata-kata “slogan” dalam bertindak dengan slogan tersebut dapat menjadi symbol yang dapat dimaknai public.

Berharap dengan slogan baru tersebut mampu mempresentasikan atau mendeskripsikan identitas ukhti selayaknya. Nah itulah alasan ukhti harus punya slogan “identitas” dengan filosofi tersebut kehadiran ukhti mampu memberi inspirasi siapapun dengan inspirasi tersebut mampu melahirkan embrio kesuksesaan. “asyiikkkkk”

Mohon doa dari teman-teman ya, tertanggal 4 September 2012 ukhti lauching slogan baru dan ini langkah awal menjadi motivator. Hohohoooo tapi lauching gak pake kue tart, apa lagi nasi tumpeng tapi cukup dengan doa dari orang tua dan passion insyallah berkah. Allahuma Amin

Best Regard

Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Busanamu Tunjukkan Pribadimu


Bismillah…

Berbusana atau berpakaian merupakan kebutuhan primer bagi kehidupan manusia melalui busana kita gunakan bisa mendiskripsikan siapa dirikita sesungguhnya! Apakah kita termasuk level low, middle and high society.

Apa lagi saat ini betapa banyak model busana yang dipengaruhi oleh budaya barat. Bagaimana berbusana barat? Serba ketat, tidak cukup bahan, buka sana, buka sini, rok diatas lutut, serba pas, celana bagian dalam kelihatan, berkerudung tapi seperti pundak unta, kerudung dililit, kerudung diikat kebelakang, tembus pandang.

Bahkan sebagian masyarakat menglabelkan jika berbusana tidak seperti barat maka dianggapkan ketinggalan zaman, kuno dan tidak ikut perkembangan. Dampak dari steatment tersebut terbentuknya asimilasi budaya dari desa hingga ibu kota.

Apakah benar terjadinya asimilasi budaya?jika kita amati asimilasi budaya semakin terjadi pada generasi muda, hal ini harus diperhatikan jangan-jangan budaya local tergusur arus. Dan apakah berpakaian ala barat terkesan orang maju atau modern? Seolah stereotype seperti itu dibenarkan sebagian masyarakat sedangkan anggapan seperti Itu sangat salah dan tidak ada teori maupun dalil mendukung ungkapan tersebut. Malah menurut ukhti orang berpakaian orang barat adalah orang yang kuno atau terbelakang. Bagaimana tidak kuno lihat saja siapapun boleh melirik, siapapun boleh melotot, siapapun boleh menonton keindahan tubuh. Padahal busana seperti itu mengambar kaum jahiliyah.

Coba renung dan amati pernahkah kita melihat orang mengakui beragama dan takut azab Allah menggunakan pakaian serba ngubar aurat? Tentu tidak pernah. Pernah kita melihat orang mengakui pendidikan tapi menggunakan busana asal-asal dan unestetika. Dipastikan juga tidak pernah.

Sedangkan busana kita gunakan menunjukkan identitas kita, kepribadian kita, kesholehan kita, keilmuan kita, kesantunan kita, kecerdasan kita!!!

Yuk yang mengakui beragama, berpendidikan, berbudaya, bersantun, dan berakhlaktokhorimah berbusana berlandaskan identitas agama. Melalui busana kita menunjukkan siapa diri kita, apa profesi kita, apa komunitas kita, dan  hobby kita senada dengan teori yang dianut dalam marketing and public relationship.

Remember, your style is identity in front other people.

Regard

Salam InspirasiSukses

 

 

 

 

%d bloggers like this: