Hikmah itu pasti ada setelah cobaan…”hanya butuh proses untuk memahami”

Bismillah…

‎”Jika kita berbesar hati, maka tak akan ada moment yg benar-benar menjatuhkan kita. Semua terlihat sebagai sumber pengetahuan dan kasih sayang.”

Maha suci Allah sungguh Engkau didik ana lewat cobaan dan ana pun berterimakasih pada Engkau Rabbi karena melalui cobaan tersebut ana lebih dan semakin mengerti  arti sakit hati, paham bagaimana untuk menjaga lisan, memahami menjaga sikap “behavior”, dan bijak dalam menalaah setiap kata-kata tak elok.

Ya Allah…jangan sampai ana menyakiti hati siapapun didunia ini, jangan sampai ana melontarkan kata-kata tak indah untuk didengar, jangan sampai ana bermuka dua, jangan sampai ana suka mengeruh keadaan.

Cukup ana diperlakukan seperti ini karena takut Rabbi balasan Engkau dan ana tahu balasan Engkau begitu teleliti dan cepat. “andailah hamba balas semua perkataan tak cantik itu apalah beda ana dengan orang-orang tersebut, diam ana adalah bentuk hamba mempasrah segala terjadi karena Engkau maha tahu segala yang terjadi di bumi dan ana harus beda dengan mereka baik dari tutur kata, cara berpikir, menyelesaikan masalah, ”.

Ya Allah tuntun dan selalu menyapa ana ketika terbesit sekecil apapun mengecewakan ataupun menyakiti siapapun. Ana benar-benar tak ingin Rabbi menjadi hamba Engkau jauh keberkahaan dan nikmat Engkau.

Cukup hidup dan mati ana sibuk dalam kebaikan, ana berjanji pada Engkau Rabbi akan semakin dekat lagi dengan Engkau, semakin mencintai aturan-aturan Engkau, semakin rindu mengaplikasi aturan ditetapkan.

Ana yakin ketika semua permasalahan terjadi disandarakan dihadapan Engkau “tawakal” maka akan mudah untuk menerima segala yang terjadi didunia ini. Melalui sandaran pada Engkau pula semakin tenang, tegar, ikhlas dan sabar memahami setiap lika-liku kehidupan.

Rabbi tetaplah bersama ana hingga sampai dimensi waktu dan ruang yang berbeda. Tetaplah mendengar doa ana yang terpatri dihadapan Engkau dan pertemukan ana dengan orang-orang yang mencintai Engkau.

Thaks MyAllah you give me examination.

Percaya kepada Allah,
Percaya takdir, bahwa segala yang telah ditetapkan akan terjadi
Bersabarlah,
Jangan bersedih, karena kesedihan tidak bisa menolong kita
Nikmatilah setiap keadaan (susah, sedih, ujian) dengan selalu bergembira

Regard

Simfonis “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: