Perih…

Bismillah…

Allahu akbar- Allahu Akbar- Allahu Akbar…

Sungguh betapa kejamnya manusia, betapa sadisnya, betapa kerasnya, betapa tidak memperhatikan estetika dalam memfitnah, mencaci, meghina, menzolimi ana.

Rabbi Engkau melihat betapa sakit, pedih, perih, nyilunya hati diperlakukan seperti ini. Sungguh Rabbi sangat sakit dan tak pernah terbayangkan dalam kehidupan ku akan diperlakukan seperti ini. Sehina itukah ana Rabb, sejahat itukah ana Rabb, senaif itukah ana Rabb sehingga dari hal terkecil hingga terbesar kata busuk itu dilontarkan pada ana.

Ya Rabbi ana serahkan segala perbuatan tersebut kepada Engkau cukup Engkau memberi balasan balik cantik, balasan sangat adil, balasan yang sangat cepat.

Ya Rabbi tetaplah bersama ana jangan tinggalkan ana seperti ini, tetap kuatkan hati hamba menghadapi badai ini, tetap curahkan kasih sayang Engkau pada hamba, ya Rabbi kuatkan hati hamba menghadapi kefitnahan dan kezoliman. Ana yakin Rabbi, Engkau sedangkan mendidik ana menjadi hamba Mu paling sabar, paling ikhlas, paling tenang.

Ya Rabbi baru kali ini benar-benar dihembas gelombang luar biasa dalam hidup ana dan ana yakin semua yang terjadi didunia sudah tertulis Lahu Mahfuzh. Mungkin hanya butuh waktu bagi ana untuk menerima kenyataan ini dan insyallah siap menerima ketidaknyaman ini.

 “engkau yang memulai engkau pula mengakhirkanya”

Regard

Simfonis “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

 

 

 

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: