Komentar target pernikahan

Bismilah…

Pertama kali pengen nikah dan melakukan usaha menuju pernikahan itu usia 23🙂
Alhamdulillah, 6 tahun kemudian menikah… Kelamaan nunggu? Banyak hal yg bs dilakukan dan tentunya selalu ikhtiar. Galau pasti ada, jatuh-bangun juga. Selalu ingat petuah seorang ustadz. Berusaha, berusaha terus, maka Allah akan ngasi jalan keluar dr pintu-pintu yg ga akan kita duga sebelumnya :) 
#numpangcurcol :p

saya juga jadinya mikirnya gini masalah target umur untuk nikah itu lebih ke arah, yap kita akan mulai prosesnya di usia seperti itu dan kemudian tentang prosesnya mau sekian bulan sekian tahun ya yang penting pada usia yang dikehendaki sudah bener2 mengikhtiarkan

22 dan meleset jauh😀

wah.. aku dulu masih asyik nongkrong di lembaga kampus dan gak kepikira untuk nikah :))

 

nah, temenku bahkan gak punya targetan nikah trus nikah aja gitu. xixi..
ada juga temen perempuanku yang emang pengen berkarier dulu makanya dia gak pengen nikah muda.. hmm.. tiap orang punya pilihan hidup masing2🙂

 

dulu pengennya umur 23
brarti itu taun 2008
eh mleset jauhhhh
jadinya nikah taun 2011
umur 26

“target nikah kamu kapan?”
“kalo sebelum usia itu udah ada yang dateng gimana?”
“kalo ternyata lewat dari target udah siap belum?”
“persiapan apa aja yang udah dilakuakn?”
kalimat yang terakhir bikin aku dulu sadar, target yaa bukan asal dibuat toh :))

 

memang harus benar-benar dipertimbangkan. Kerasa banget deh setelah menikah, antara ada bekal dan tidak ada…
Pokoknya sambil menunggu harinya datang, wajib untuk banyak-banyak membaca dan mendengar tentang yang namanya pernikahan😉
Jadi, kapan kamu menikah? :))

saya menikah saat itu usia 25, ngga diplanning. jodo dateng sendiri

kejar targetan harus…karena itu fungsinya target…kalo gk ya ngapain bikin target…
Allah kan lebih condong berkehendak sesuai apa yg ada di dalam pikiran kita…nasib suatu kaum juga gk akan berubah kecuali mereka berikhtiar maksimal…kalo kita mempunyai target berarti harus total…kekeh…insyaAllah pasti ada jalan…

Comment diatas ane ambil dari berbagai blog yang menjelaskan dan memberi steatment target menikah bervarian alasan dan target dipostkan. Bagi pembaca mungkin ada sebagian alasan serupa dengan kita atau sama persis karena setiap kita punya target dan alasan.

Semoga menjadi ibrah, hikmah dan materi muhasabah bagi kita semua, walaupun sudah mentarget dan planning dengan seksama namun jodoh itu belum tiba jangan pernah bersedih, minder atau mencap diri tidak laku. Yakinlah Allah lah yang maha tahu, maha menentukan, maha memberi kapan waktu itu pas dan pantas untuk kita kapan tergat pernikahan tersebut diwujudkan.

Kita boleh saja berencana namun kehendak Allah jua berlaku. Isikan hari-hari penantian target tersebut dengan berbanyak menuntut ilmu, membekal diri kita karena menuju rumah tangga dibutuh bekal nan luar biasa. Jadi penantian target tersebut sebagai penantian keindahan dan bayangkan bahwa penantian tersebut selalu dikelilingi keindahan dan panaramo alam membuat kita semakin kokoh dalam penantian.

Target saja tidak cukup tanpa adanya pembekalan diri dan akan terlihat mana yang telah membekal diri dan tidak dibekali. Jangan sampai menikah hanya sebatas keinginan. Jadikan pernikahan sebagai ladang dakwah dan sebagai sarana untuk  mendekati diri pada Allah

Regard

Simfonis “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: