Ocehan si Kecil Ingin ini, ingin itu

Bismillah…

Pagi penuh kedamaian suara indah burung pun terdengar sayup-sayup dari rumah tetangga, bergema pula shalawat rasul dari surau-surau dekat rumah dan tiba-tiba sikecil (pona’an) datang memeluk serta tersenyum sipu-sipu.

Biasanya jika si kecil bergelantungan, tersenyum dan memeluk ada keinginan ingin disampaikan. Coba mendengar sembari tertawa mendengar ocehan si kecil ingin ini, ingin itu sunguh luar biasa keinginan sikecil dari harga murah meria sampe harga tak sanggup ia beli apa yang dimiliki temannya dia juga harus punya juga.

Dengan tegas pula si kecil nyatakan pokok harus beli kalau ia (tante) sudah punya uang, sambil mengusap-usap kepala dia menjelaskan secara pelan insyallah tante belikan itu pun kalau ia rajin mengaji, belajar dan sholat. Makanya doain tante biar diberi kemudahan segala kegiatan dan berlimpah rezki yang berkah. dia hanya tertawa dengan tawa khasnya

Sekecil masih memaksa pokok “harus-harus-harus” tidak ada kata insyallah. Heeemmm beginilah anak kecil keinginan mereka harus dituruti kalau tidak dituruti langsung nangis dan merajuk.

Subhanallah begini kali ya! Sudah berumah tangga dan punya anak harus banyak sabar, tegas, memenuhi hak dan memberi contoh. Betapa dahsyat dan rumitnya menjadi seorang ummi apalagi sudah memiliki beberapa anak pasti kelakuannya beragam dan bertingkah pula.

Tapi lewat tingkah dia seperti itu buat hati tertawa, bahagia, senang dan gembira tiada tara apalagi ketika mendengar dia menyanyi bisa LOL (ketawa ngakak) dan tak kalah seru lihat dia belajar dia jadi ibu guru makin buat riang.

Jadi ingat ketika beli buku sekolah, tas sekolah dan baju bermain ketika ultah betapa gembira dia menerima serta tak henti-henti tersenyum.

Apalagi kalau pulang dari ngajar disambut si kecil (pona’a) dan bertanya bawa makanan (sate) gak? Kebetulan deman sate dan Gembiranya luar biasa kalau ditanya seperti itu.

Benarlah kata pepatah anak kecil benar-benar memberi nuansa sejuk, kebahagian, dan kelucuan tak terduga walaupun terkadang ngemesin juga. (cinta bertasbih)

Semoga tetap bisa memberi, berbagi, dan menabur cinta teruntuk si kecil “pona’an” dan semoga mampu mendidik, menggayomi, memberi tauladan dan memberi inspirasi teruntuk mynephew karena mereka adalah amanah Allah.

Tak henti-henti dan bosan-bosannya setiap mengadakahan tangan pada sang Ilah semoga mynephew all selalu dalam dekapan cinta Ilah, semoga menjadi genarasi-genarasi tangguh menghadapi masa kritis di masa mereka nanti, semoga tetap setia membela Agama Allah. Bahkan setiap doa itupula air mata mentes agar mereka benar-benar menjadi tauladan umat Islam terpilih.

Ini lah cinta bermakna dan bersemayam seperti ulasan jalaluddin Rumi “Cinta letaknya di hati. Meskipun tersembunyi,namun getarannya nampak sekali. Ia mampu mempengaruhi fikiran sekaligus memberi kesan kepada tindakan.
Sungguh, cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat. Cinta mampu melembutkan besi,
menghancurkan batu karang, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya, serta membuat hamba menjadi pemimpin. Inilah dahsyatnya cinta.!”

Regard

Simfonis “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: