dia telah berubah

Bismillah…

Tanpa disangka, tanpa perencanaan ingin ketemu dan mungkin sudah scenario Allah untuk bertemu dia. Kaget, tak percaya dan ragu pula melihat apakah dia benar teman 5 tahun yang lalu yang terpisah jarak serta sibuk dengan impian masing-masing ditambah lagi lost content selama dipisahkan. Bahkan selama ini coba mencari melalui social media tapi tak pernah berhasil ketemu identitas dia dan mungkin identitas memakai anonym sehinga tidak pernah berhasil.

Tak henti-henti ia menatap wajah, pakaian, sikap dan tutur kata dia. Bertanya-tanya dalam hati apa yang terjadi pada dia kok telah berubah begitu luar biasa. Apa yang membuat dia bisa seperti sekarang ini?. Dimana pakaian yang pernah dia kenakan bertahun-tahun? mengapa dia lupa dengan komitmen awal saat berada dalam lingkaran tarbiyah maupun dakwah?.

Menarik tangan dia ketempat nyaman untuk ngombrol lama dan berduduk bersila sambil berbicara serius di tempat rindang disana terdapat pohon-pohon mendinginkan suasana hati yang terpecaya, terlihat pula bunga-bunga bermekar indah dipingir jalan tapi bunga bermekar tak seindah bercakapan hari itu.

Secara berlahan, berhati dan was-was bertanya pada dia agar tidak tersingung mau berbagi cerita apalagi setelah sekian lama tak bersua dan komunikasi pasti banyak cerita akan dibagi.

Tidak semudah itu untuk mengoreksi dan mendapat informasi tentang dia, berlahan tapi pasti coba meyakinkan dia kenapa seperti ini, apakah yang membuat seperti ini? Dengan expresi penuh harapan dan antusias

Akhirnya dia mau berbagi walaupun terkadang gesture dan expression tidak nyama untuk berbagi kisah. Ayooolah ukhti apa yang membuat seperti ini? Entah berapa kali pertanyaan ini dilontarkan kepada dia agar mau berbagi kisah.

Tidak mengherankan betapa banyak ukhi wa ikhwa fillah berubah mulai skala kecil, menengah hingga luar biasa yang tak pernah terduga. Dulu selalu bergebu-gebu, semangat, berkoar dan optimis bahwa mencinta Allah adalah tujuan akhir dari kehidupan…”Allahu Akbar”

Tapi pada kenyataannya alam mengugur dan menseleksi keistiqomahan kesungguhan ikhwan wa ukhti fillah. Apalagi ketika back to village tidak berada dalam lingkungan menyuarakan dakwah semakin mudah dan gampang pula untuk future (berubah), labil serta dipengaruhi environmental yang tak sehat (pacaran).

Seperti itu lah berubahan yang terjadi pada teman ia!!!  Ternyata dia berubah karena tidak ada lagi teman yang saling mengingat agar selalu memperbahurui kebaikan, salah memilih teman karena rata-rata teman ditempat kerja atau sekitar rumah menganut aliran pacaran, risih terhadap gunjingan tertangga yang menyatakan pakaian seperti mak-mak “dipengaruhi fashion biar modis” hingga akhirnya pakaian taqwa tinggal lah kenangan. “huffff miris bangettt”

Saya rasa kisah seperti ini selalu berulang hanya berbeda waktu, tempat dan orangnya.

Sungguh tak mudah menjaga keistiqomahan apalagi berada dalam lingkungan tidak mendukung dalam segala hal. Dibutuhkan komitmen yang luar biasa dan mari ikhwa fillah moga kita selalu dalam naungan cinta Ilah.

Percayalah hanya orang terpilihlah yang mampu bertahan dan alam pun menyeleksi orang-orang mampu bertahan dari sindirian, godaan, rayuan dan bujukan nafsu maupu syetan.

Saudara ku…

Mari kita saling mengingat dalam kebaikan, jika ada teman atau saudara terlihat futur yuukkk kita dekati mereka dengan cinta dan dengar lah keluh kesa mereka.

Jangan sampai kita acuh tak acuh, cuek, dan tidak mau tahu keberubahan mereka. Bukan dalam islam dituntut saling mengingati, saling bergandeng tangan dan saling menasehati.

Bisa jadi perubahan teman, saudara, kolega, atau adik kita gara-gara kita terlalu sibuk dengan impian kita dan tidak pernah menanya kabar mereka. Seperti ini saya rasa dengan dia mungkin gara-gara selama tidak mau tahu bahkan tidak berkomunikasi bagaimana progress tarbiyah maupun dakwah nya sehinga dia telah berubah bukan seperti dulu saya kenal.

Regard

SimfoniKehidupan

baca artikel menarik lainnya

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: