Wahai Anak Muda…”sadar dan bangkit lah”

Bismillah…

Don’t just be MUSLIM & PROUD..
Be MUSLIM & PRACTICING !

Don’t TELL them you are a MUSLIM..
SHOW them you are a MUSLIM !

Penemona menggelitik para kaum muda islam saat ini tergila-gila sampai menangis-nangis, berpanas-panasan, berdesakan, antri hingga larut malam, ikut berdandan persis seperti idolanya dan rela berkorban demi bisa ketemu idola mereka. Lihat saja bagaimana antuisnya mereka menyambut kedatang idola dengan berbagai expression “sangat miris”.

Padahal ketika nilai pelajaran jelek, tidak bisa mengisi lembaran jawaban saat ujian, tidak mengumpul tugas sekolah/kuliah tidak pernah tuh menangis seperti itu malah nyatai ajeeeee, kok ketika bertemu atau tidak bisa ketemu idola mereka sampai pingsan-pingsan.  “oh my Allah jangan Engkau sesatkan hati mereka”

Mau di bawa kemana anak muda islam jika anak muda seperti ini!!! Dan alasan mereka seperti itu biasanya diawali dengan kalimat “hanya/cuma/sekedar suka freedom, gaul, dan modern.

Namun apa yang terjadi ternyata tidak berhenti pada kata-kata itu, ia malah menuntut dan meminta lebih dari itu sebagai contoh ini hanya sekedar hiburan, ini cuman permainan, ini hanya sekedar pelepas candu, berlahan namun pasti kita telah digiring kelembah kehancuran.

Bahkan sampai-sampai ada account di FB dan twit menggunakan nama agama chiby maupun agama smash. Ini merupakan dampak anak muda begitu memuja idola mereka, sehinga apapun dikatakan dan dipakai idola mereka juga tak ingin kalah seperti itu tanpa harus di saring atau di filter dulu mana yang pantas dipakai/layak digunakan.

kasian sekali sukanya sama artis-artis mengubar aurat, musnuh Allah, musuh kita semua. Waduuuuhhhhhh, bagaimana Islam mau maju, bagaimana islam bisa disegani dunia sementara hambaNya menyukai apa yang ALLAH Benci, PARAT (pamer Aurat) tidak  Zaman lagi dan tidakkah kita sadari bahwa nyamuk malaria sudah semakin ganas,

Padahal kita tahu cara-cara musuh Allah menghancur umat islam dengan 4 indikator pertama melalui Musik, Film, fashion dan Seks. Keempat hal ini telah berhasil membuat umat islam kehilangan identitas akhlaktu khorima.

Sebelum azab itu datang dan hadir dalam kehidupan kita seperti terjadi pada kaum Nabi Luth, kaum Nabi Nuh, Kaum Nabi Yunus dan kaum Firaun. Masih ada waktu umat islam berbenah diri, masih ada kesempatan menjadi agama Allah disegani dunia, masih ada harapan menuju kemenangan Tauhid dengan memperbahurui erat dan genggam tangan kita. “Allahu Akbar”

Regard

Simfoni Kehidupan.

Postingan Terbaru Lain-nya :

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: