Akhwat Pasang Harga

Bismillah😀😀😀

Terinspirasi dari curahan hati seorang teman “Ikhwan” akhir dari cerita panjang tersebut ada topic menarik untuk dibahas “Kenapa akhwat pasang harga mahal”?. Jadi bingung juga maksud dari pertanyaan tersebut😈 .

Emangnya akhwat jualan, emang akhwat taksi, emang akhwat ojek kok pake pasang harga😦 ? Gak sempat pikir kok bisa-bisanya ikhwan pada bilang seperti itu. coba menganalisis “cieeee analisis” maksud dari pertanyaan dan diskusi tersebut.

Heeemmm dapat juga jawabannya ternyata itu hanya sebuah sindirian teruntuk akhwat yang mematok kriteri calon suami begitu tinggi😛.  Dengan criteria tinggi tersebut banyak pula para ikhwan yang takut dan mundur dalam proses ta’ruf. Hoooooo gitu aja sudah mudur dan takut…”Dasar ikhwan”

Kemudia bertanya kembali pada ikhwan, Apakah salah akhwat mematok criteria? gak ada yang melarang bahkan boikotkan! kalau akhwat pasang criteria tinggi-tinggi.

Tidak bisa dipungkiri ada beberapa akhwat dan gak semua akhwat loohhh!!! Yang mematok atau pasang harga mahal untuk calon suami mereka. Mulai harga S, M, L, XL dan double XL saya yakin patokan mahal tersebut ada filosofi dan dalilnya serta yakin pula akhwat sudah mempertimbang dengan seadil-adilnya kenapa criteria tinggi tersebut penting tercantum dalam proposal ta’ruf mereka.  Bukan pula maksud membenar dan mendukung jika ada akhwat seperti itu😉 .

Jangan sampai criteria mahal tercantum dalam proposal tersebut menakuti dan memudur langkah ikhwan. Jangan sampai pula gara-gara criteria mahal tersebut menihilkan criteria yang lain.

Bukankah islam telah mengatur dengan indah, elok dan elegan criteria mahal yang harus tercantum dalam proposal kita. Dan saya yakin akhwat tidak lupa criteria nan cakep itu. Yuk ketika kita mencantum criteria lihat keempat criteria ini bagaimana Agamanya, keterunannya, kecantikannya dan kekayaannya. “betulkan”

Jangan-jangan gara-gara criteria nan mahal itu membuat jodoh kita belum datang juga? Na’uzubillah…😉

Jika terdapat criteria nan begitu mahal Mari saudara muslimah, akhwat, ukhti… Kita instropeksi, koreksi dan renung kembali, apakah criteria mahal kita tercantum dalam proposal tersebut benar-benar berdasarkan Al-quran dan hadist, atau jangan-jangan criteria mahal itu didorongi nafsu belaka, atau hanya mengikuti kehendak orang lain.  Bukan Allah telah jelaskan secara sempurna dalam al-quran

Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga) (An-Nur:26)

Alangkah indahnya pertemuan atas kehendak Ilah yang mampu memperkuat  cinta bukan atas criteria mahal sesaat😛 .

Dan mari kita berDoa agar selalu terjaga dalam dekapan cinta Ilah saat menentukan criteria. Selamat berikhtiar dalam ketulusan niat dan tawakal bahwa Allah selalu mempersiapkan yang terbaik bagi setiap hamba-hamba-Nya yang terbaik. Dan yakinlah Allah akan memberi criteria yang pas untuk kita karena Allah maha tahu, tinggal bagaimana kita mensyukuri dan memenuhi criteria Allah dalam shirotol Mustaqin.

Cacatan singkat ini tidak hanya berlaku untuk muslimah, akhwat, ukhti tapi hendaknya berlaku juga pada ikhwan😉.

“outcome discussion with together ikhwa fillah dalam lingkaran ukhuwah”

Regard

SimfoniKehidupan

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: