Dandanan Mahal mu tak semahal honor mu

Bismillah… 😉😉😉

Setiap menunggu ditempat keramaian “public” selalu terlintas dalam mind tentang behavior “perilaku” masyarakat umum. Hal ini terjadi tanpa disadari “unsoncious”  kebiasaan tersebut selalu terlintas dalam pikiran mulai terkecil hingga tak terpikir orang lain.

Heeemmm…lama-lama bisa jadi pengamat amatir pula nich!!! Jadi teringat pesan lecturer “dosen”  mengajari marketing&promosi ketika masa kuliah strata satu, menyarankan kepada kami untuk selalu mengamati apapun disekitar kita. Apakah kebiasan terjadi karena persuasive mylecturer atau benar-benar have talent “bakat” menjadi pengamat ;) ;)  hohooo….lewat pengamat itu pula tertarik untuk mengambil jurusan  komunikasi dan psikologi sangat different dari backround pendidikan saat ini  ;) 

Nach sesuai dengan introduction singkat diatas, ingin dicuap-cuap disini tentang mbak-mbak yang kerjanya di Mall/supermarket terutama dandanan mereka menggunakan rok mini!!!  Rata-rata dandan para mba-mba di Supermaket, Mall/Plaza mulai ternama hingga kaki lima termasuk katagori Seksi/rokmini.

Tapi masih ada juga kok toko/butik beridentitas agama yang tidak berdandan seperti itu misalnya di Rabbani, Alfat, etc berdandan begitu Elok dipandang mata. Pada dasarnya seluruh bahan model dan bentuk pakaian boleh dipakai asalkan memenuhi syarat-syarat.

Jika dipolling, votting and kuisioner tentang dandanan mereka pasti public menjawab dandanan mereka termasuk katagori cantik, modis, elegan persis seperti wanita karir yang kerja dibank atau sekretaris pribadi …J.

Sangat disayangi kecantikan, kemodisan dan keeleganan tersebut hanya dibayar beberapa rupiah dari company mereka. Walaupun sekarang sudah ditetapkan Upah Minimum  sedangkan fee tersebut berbanding terbalik dengan harga dandanan, aksesoris and rias mereka.

 Bila ditanya pada mereka kenapa mau berprofesi seperti itu? Selalu terdapat dualisme jawaban yaitu antara keterpaksaan dan tuntutan zaman.  Keterpaksaan sempitnya lowongan pekerjaan sedangkan tuntutan zaman dipengaruhi waternisasi, mau tidak mau/rela tidak rela  😉😉😉 harus melakoni profesi tersebut menggunakan rok mini. Bahkan ada juga bersteatment yang terpenting pekerjaan halal. Yes Right ^_^ apa yang dikerjakan halal, akan lebih elok pekerjaan halal tersebut tidak mengumbar aurat.

Sangat merugi dan disayangkan!   Di dunia saja dibayar murah apalagi di akhirat balasan Hell sangat panas “Ngeriiiiiikaaannn” >:o >:o 

Renungan sejenak di Mall ternama di kota Jambi, sambil menunggu orangtua belanja.

Regard

SimfoniKehidupan&OneFinger

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: