Abroad study

Walaupun takdir setiap manusia telah ditentukan Tuhan, bukan berarti manusia berdiam diri dan tidak bermimpi setingginya. Maka dari itu harus bermimpi I would abroad study!!! Ini merupakan sekian banyaknya mimpi besar terlist dalam logika. Kemudian kata abroad study begitu indah tertulis di buku harian “diary” dan memenuhi mymind “pikiran saya”.  Entah apa yang mendorong  saya terpikir untuk abroad study waktu itu, sehingga saat ini kalimat itu selalu terpikir “kapan dan bagaimana” untuk mencapai bigdreams tersebut. Namun tetap berpikir positif insyallah abroad study akan terwujud walaupun entah kapan, seperti impian ketika masih seragam abu-abu begitu banyak mimpi waktu itu. Salah satunya ingin kuliah di jawa, ingin naik pesawat, ingin lihatin Jakarta, etc. Andaikan waktu itu tak pernah bermimpi mungkin tak akan pernah melihat tanah jawa, naik pesawat dan main-main kejarkatra. Singkat kata rata-rata mimpi pernah terulis indah waktu seragam abu-abu  insyallah terwujud. Untuk itu pula ingin mendulang kembali mimpi baru dalam kehidupan ini.

Ada beberapa alasan kenapa begitu kekeh “kuat” niat untuk melanjutkan kuliah keluar negeri. Yang pasti alasan bukan ingin ikut trend dan menyombongkan diri. Akan tetapi niat benar-benar ingin mendalam ilmu “keilmuan” berdasarkan backround pendidikan saat ini yaitu Manajemen informasi dan perpustakaan. Ketika berdiskusi dengan teman-teman yang mempunyai keinginan yang sama dengan saya ingin kuliah keluar negeri. Mereka menjelaskan tujuan utama mereka kebanyakan di daratan Eropa seperti jerman, sweedia, Belanda, Swiss sedangkan daerah Asia yang banyak diminati yaitu Jepang. Namun tidak tertarik sama sekali untuk melanjuti kuliah kedaerah yang mereka sebutin, sebab punya alasan tersendiri yaitu benar-benar melihat universitas yang terakreditasi, peluang beasiswa lebih banyak dan tersedia jurusan yang diminati. tetapi mimpi besar tertulis dengan indah dalam diary yaitu ingin kuliah di “Australia/Sydne”.

Jika boleh berangan-angan dan berimajinasi lebih jauh tentang abroad study at Sydney maka betapa beruntungnya dan bersyukurnya pada Tuhan telah memuwujudkan impian itu. Namun saat ini hal harus dipersiapkan adalah knowledge, skill and English. Semari mempersiap itu tak lupa memohon doa pada Tuhan semoga scenario hidup sesuai dengan scenario Ilahi. Hampir setiap hari pula, searching at internet about scholarship. Ini menunjukkan bahwa begitu ingin dan berharap bisa abroad study.

Apalagi, when I see, picture myfrends and hearing about the abroad. Semakin membuat ingin segara bisa kuliah keluar negeri. Setiap teman online selalu menanyakan kabar dan rasa kuliah luar negeri. Sungguh iri dengan nasib teman yang bisa kuliah luar negeri. Sehingga bertanya dengan diri sendiri ……..“Truzzz kapan giliran saya”…..

Tapi terkadang mimpi besar itu terbentur dengan pikiran sendiri. Bahkan membuat ragu untuk mengambil keputusan yaitu apakah mungkinkah. Namun tetap mengsupport diri sendiri dengan mengatakan “Nothing impossible in the words” serta selalu mengafirmasikan diri I can do it and do the best  to mylife. Insyallah.

It’s oce whenever time to abroad study, must dream and prayer to Allah.

I’m coming sydne

Waiting me to there

I must abroad study

Insyallah…. ^___^

Biarlah mimpi-mimpi itu menjadi kekuatan bagi ia untuk terus berjuang dan belajar

hingga batas waktu dan kelayakan menurut Allah.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: