Suasana Pergunungan

Tinggal daerah pergununangan sungguh eksotik lebih elok dari daerah pesisir, bukan berarti pesisir tidak memukau. Kedua daerah tersebut memiliki keindahan tersendiri. Jika tinggal daerah pergunungan (sebagai anak gunung) tertinggi di sumatra akan merasa indahnya pagi disuguhi pemandangan alam yaitu berbuktian dan pergunungan nan tinggi menjulang begitu gagah kelangit begitu pula bukit-bukit yang berbaris menambah keindahan tak tertandingkan. Terlihat pula embun pagi masih menutup sebagian bukit-bukit yang mengeliling tanah kelahirannya. Bahkan para-para petani tinggal daerah pergunungan rata-rata sekitar jam 7.00 AM telah siap-siap untuk berangkat menuju persawahan mereka. Bagi anak gunung tinggal daerah pergunungan harus disyukuri karena masih bisa menghirup udara atau oksigen belum tercemar seperti kota-kota besar di Indonesia yang rata-rata terkontaminasi populasi udara dari pabrik industri. Sungguh indah tinggal daerah pergunungan karena terjadi perpaduan antara gunung, bukit, dan persawahan serta dihiasi indahnya daun-daun yang melambai baik dari pergunungan maupun persawahan.

Rata-rata masyarakat pergunungan berprofesi sebagai petani, walaupun kebanyakan petani mereka lebih mengutama pendidikan tergambar   hampir masyarakat tempat tanah kelahiran ia melanjuti pendidikan ke strara satu maupun master. Bahkan masyarakat perkampungan lebih mengutama pendidikan Islam.

Pergunungan sepertinya telah menyatu dalam sukma anak gunung walaupun sebenarnya ia tidak begitu menyukai suasana dinginnya pagi hari maupun tengah malam. Anak gunung  lebih menyukai daerah panas karena kulit ia lebih cocok tinggal daerah tersebut. Walaupun tidak menyukai suasana dingin tetap jiwa ini telah menyatu dengan gunung bahkan ketika memilih untuk refreshing pasti akan memilih ke pergunungan. Di gunung   banyak belajar tentang arti ke Maha Esaan sang Khalik. Pernah terlintas dalam pikiran andaikan tidak diciptakan gunung di Bumi apa yang akan terjadi? Begitu pula dengan ciptaan yang lain. Seperti dijelaskan dalam Al-quran bahwa setiap apapun ciptakan di bumi mengandung nilai manfaat bagi manusia dan kami ciptakan perpasangan.  Allah….thks a more atas penciptaan dan keindahan yang engkau peruntukkan untuk Makhluk hidup. Sehingga benar dalam al-quran dijelaskan Nikmat tuhan manakah engkau dusatai???

Daerah pergunungan sering diselimuti oleh embun-embun pagi dan matahari pun sepertinya bersinar begitu lama. Kemudian daerah pergunungan diberkahi dengan buah-buahan dan sayur mayur yang segar. Maka terlihat anak gunung lebih kuat dan kekar selain mengkonsumsi sayur dan buah anak gunung sudah terbiasa dengan medan yang mendaki serta terjal. Kemudian ditunjangi udara masih alami tanpa dikotomi oleh bising-bisingnya kendaraan maupun suara pabrik.

Dan tak kalah dahsyatnya daerah pergunungan ketika melihat matahari terbenam (sunset). Seakan-akan matahari begitu dekat antara bukit bahkan terlihat sinar keemasan memancari bumi seperti kilauan surga. Berharap gunung terdapat di selatan dan utara kampung ia selalu memberkahai penduduk sekitar. Begitu sebalik masyarakat hendaknya selalu menaati aturan alam.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: