untold story with HMP UGM

Tak terasa satu setengah tahun pengurusan Himpunan mahasiswa pascasarjana UGM berakhir sudah pada tanggal 4 Desember 2011. terasa kelegaan yang luar biasa karena telah menyelesaikan amanah atau program kerja yang disepakti di awal oktober. walaupun masih ada program kerja setiap departemen tidak terlaksanakan atau bahkan tidak sesuai dengan list yang ditetapkan. tapi itu semua tidak menjadi permasalahan karena laporan kerja ketika dibahas Musyarah besar telah diterima oleh peserta. Alhamdullilah ^__^ walaupun dengan bersyarakat.

Heeemmm tapi ada rasa sedih juga untuk meninggal teman-teman kepengurusan HMP 2010/2011. sedih disini lebih dikarenakan rasa persaudaraan diantara kepengurusan sepertinya udh klick terutama buat mba-mbanya hiiiiikkkzzzz.  Apalagi teringat dengan semboyan HMP yaitu Karena kita adalah keluarga. semoga lewat persaudaraan terjalin di HMP persaudaraan tetap tersulam  walaupun nanti akan mengabdi kedaerah masing-masing dan memiliki amanah masing-masing pula sesuai dengan profesi kepengurusan.

Masih teringat awal kepengurusan pada acara refreshment bertempat di Gua Cermei dan pantai depok “Yogyakarta” pada saat itu antara kepengurusan rata-rata belum kenal satu sama lain terkecuali mengenal  teman satu department. Jadi ketika ada games untuk mengingat satu persatu nama teman kebanyakkan bengong sendiri  karena belum mengenal. ya sangat wajar nama juga baru kenal. tapi berjalan waktu dan bunga ditaman pun berbunga dengan indah dengan disinari cahaya mentari dengan berbagai bentuk sinar mulai sinar lelucon, tawa, canda, dan tegangan hingga akhirnya sinar itu memberi perkenal bahkan menjadi saudara dipengurusan HMP penuh makna serta kesan.

Thkas My Allah….Engkau mempertemukan ia dengan teman-teman dengan penuh semangat siap menjadi orang sukses, orang-orang benar amanah dengan amanah yang diberikan, orang-orang selalu ceria menghadapi ujian yang hadir dan orang-orang yang selalu berusaha mendekat diri pada pemilik pertemuan. lewat kehadiran mereka semua begitu terkesan dihati karena bisa belajar dari tingkah, sikap dan pola pikir mereka. setiap kepengurusan memiliki character masing-masing mulai dari pendiam, eksis, norak, lebay, cool, calm dan sebagainya. Berbagai variasi tersebut pula benar-benar mengambarkan bahwa “Kita adalah Keluarga”.

semoga suatu nanti Allah mempertemukan kita lagi pada nuansa dan permasalahan yang berbeda. Heemmm semoga kelak dipertemukan pasti sudah banyak berubah serta pasti telah memiliki position nilai tawar baik birokrasi atau nonbirokrasi. amin. seperti kata-kata terungkap pada the last meeting with HMP at rumah pohon semoga kita menjadi orang-orang memberi perubahan dalam dunia pendidikan. Insyallah we are must change of giving to Indonesia education  )*__*(

ini adalah salah satu scenario Allah ungkap tentang kehidupan anak rantau diperantau, melalui kegiatan seperti ini banyak hal telah terlukis dalam sanubari. terutama terlukis tentang persaudaraan dan pertemanan. bahkan berpisahan yang terjadi bukan pula maksud bercerai. tapi berpisahan yang terjadi adalah agar kita semakin memaknai arti sebuah persaudaraan, semakin memahami hakikat pertemanan, serta semakin merasakan betapa indah ketika bersatu disatu dengan slogan karena kita adalah keluarga.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: