Siapa Allah izinkan Duduk Disamping Ia…


Tugas pertama ku bukan untuk mencari mu tapi mensholehkan diriku

Janji Allah pasti ku pegang dalam misi mencari mu

“wanita yang baik untuk lelaki yang baik”

Hangatnya mentari pagi menebus kelubuk hati yang ingin berimajinasi sesaat tentang orang yang berhak duduk disamping ia….”heeemmm”  coba memanfaat otak kanan dalam kehidupan. eiiiitttsss imajinasi mungkin agak konyol tapi tak pa-apa yang penting kekonyol didasari sebuah kesadaran serta keinginan. seperti dijalaskan dalam buku Right “Otak kanan” akan lebih baik manusia memperbanyak ruang imajinasinya. lewat imajinasi tersebut akan menimbulkan sebuah misi dan dream yang luar biasa.

sebenarnya sich buka itu alasan untuk berimajinasi di waktu sholat dhuha apalagi ditemani cahaya terang mentari dhuha penuh eksotik dan keapikkan. Akan tetapi alasan rasionalitas hanya ingin mencoba mengambar atau mengilustrasikan siapa yang pantas berada disamping ia bukankah ini merupakan awal dalam maping masa depan hoooo….”it’s oce with your options” Mana tahu Allah sedang melihat saya sedang melukis nama tersebut dalam hati ia dan Allah Aminkan….”lebaydot.com”

Heeemmm….ternyata begitu runyam juga untuk mengklasifikasikan siapa yang pantas berada disamping kita esok, lusa atau suatu saat nanti. walaupun sudah memiliki segudang criteria dimulai criteria biasa-biasa, sedang, hingga luar biasa tentang orang berhak berada disamping kita. Namun criteria itu pula membuat orang ragu untuk melangkah, menerima, diterima dan ditolak. Bukankah diterima atau ditolaknya sesuatu bukan atas dasar kritieria tetapi berdasarkan kehendak Allah yaitu layak dan tidak layak karena Allah tahun siapa pantas dan tidak pantas bukan atas sebuah criteria semata. Truzz apa pentingnya manusia memiliki criteria? ya Sangat penting!!!!! Tapi bukan tadi telah dijelaskan bahwa diterima seseorang bukan atas criteria? tapi atas kehendak dan keberkahaan Allah? Naah loooohh…makin bingung antara criteria dan kehendaka Allah…*___*

Dahulu kala hingga sekarang pernah mendengar seorang teman bercerita bahwa orang yang disamping kita nanti sama seperti dirikita sendiri Mulai dari sifat, kebiasaan, tingkat pendidikan, pendidikan dan sebagainya”SEKUFU”. Tapi “Apakah iyaaa seperti itu? Heeemmm masih meragukan kalimat tersebut!!!! bukan Allah menciptakan manusia hidup dengan minus dan plus “seperti Malam dan siang, pagi dan petang, hujan dan panas, rendah dan tinggi, jauh dan dekat”.

Kalau benar kalimat tersebut menyatakan bahwa orang berada disamping kita nanti seperti apa kita sendiri? menurut saya telah terjadi ketidak kesimbangan dalam gerak-gerik kehidupan. Bagaimana tidak seimbang? cantik hanya boleh berdamping sicakep sedangan sijelek ketemu sijelek pula? truz orang pintar harus ketemu orang pintar, truz orang kaya harus ketemu orang kaya, BUkan ini nama sebuah ketidak seimbangan dalam hidup!!!!! kalau bukan istilah apa pula Maksudddnyaaaa ini????

Bukankah bunga akan akan indah lebih indah dilihat karena keragaman warnanya, bukan pelangi menjadi cantik karena variasi warnanya, bukan langit lebih elok dipandang juga karena adanya keberagam warna antara biru dan putih, bukan pakaian dipakai akan indah jika dipasang dengan warna yang berbeda seperti batik diserasi dengan warna yang berbeda sehingga dengan perbedaan itu pula menjadi unik dan penuh kekaguman. Bayangkan jika batik hanya dengan satu warna pasti cepat membosan jika dipandangkan.

Ya sudahlah kalau seperti itu hukum alam, yang pasti tetap ingin maping tentang siapa Allah izinkan duduk disamping ia nantinya? walaupun bumi dan seisinya mengatakan bahwa itu tidak berhak maupun tak mungkin ia untuk mendapatkan orang yang lebih dari diri ia sendiri. Tetap yakin dengan doa yang diangkat ditengah malam, al-quran yang dilantunan ditengah kesunyian, zikir terlafazkan, shadakoh terulur dari tangan,  keikhlasan kaki dan hati menghadiri mejalis ilmu merupakan kekuataan bahwa ia berhak untuk mendapat yang lebih dari ia. “Allahuma Amin”)*_*(

Sudah saatnya untuk menyakini diri sendiri, itu semua adalah sebuah anugrah terindah dalam hidup ini ketika mampu meyakini diri sendiri.  TOh banyak orang tak mampu dan percaya dengan diri mereka sendiri. Hal membuat ia begitu percaya dan yakin akan mendapat itu semua karena harapan itu telah ia gantung setingginya tepat tempat Allah bersemayam di ArsyNya. walaupun yang diperolah nantinya tidaklah sesuai harapan yang digantung ditempat tinggi itu…keep smile and praises to Allah on the giving sesuai kehendaknya “very wise, bukan!!!. i’am must believe  mendapat itu semua sesuai tertulis dalam lembaran-lembaran hati…”hheeemmm”

Biarlah siapa kriteria itu tersimpan indah dalam qolbu karena Allah maha melihat dan maha tahu about all,  ketika rasa dan keinginan telah ada insyallah hukum LOA “law of attaraction” akan memain perannya dalam mengantar untuk memperoleh itu semua.  “Enough My allah kwoning about She” biarlah criteria tersebut tertulis indah dalam lembaran hati. sembari memohon persetujuan Engkau untuk mempertemukan kritiria tersebut ditempat nan indah. Untuk itu My Allah mohon tolong jagalah hati kami Allah sampai Engkau pertemukan kami Tempat yang memang layak dipertemukan. Ya Allah semoga kami tak akan tergoda oleh suara-suara kupu-kupu yang menawarkan keindahannya. cukuplah pertemuan pertama tersebut membuat  kamilangsung jatuh cinta dan mendamaikan hati kami. ia yakin pertemuan atas kehendak Engkau adalah pertemuan penuh pesona iman dan cinta.

Tetapi aku pasti jika nama mu yang tertulis di Lahu Mahfuz untuk diriku niscaya rasa cinta itu akan Allah tanam dalam diri kita…

cukuplah Agama sebagai pengikat kasih antara kita…

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: