Bagaimana tiba-tiba sebuah rasa bersemayam dalam hati*___*

Bagaimana jika sebuah “rasa” itu

Tiba-tiba bersemayam di dalam hati

Perlukah kita mengupriskan rasa itu?

Apakah kita biarkan rasa itu menyalar seluruh tubuh?

Ataukah kita mematikan rasa itu agar tak datang lagi?

Apakah salah rasa ini hadir dalam sukma?

Karena rasa hadir tanpa diundang bahkan tanpa disadari

Terkadang rasa pula membelit logika…

Perlukah kita mengungkapnya?

Tapi bukan itu sebuah aib?

Bagi seorang wanita berjilbab dan mengenal islam

Untuk mengungkap rasa pada objek yang salah

Keputusan seperti apa mesti diambil ketika rasa hadir

Perlukah kita jujur dengan rasa

Agar desir hati berakhir indah penuh kelegaan, damai dan ketenangan

Tapi itu semua bukan hal mudah

Ketika rasa itu hadir di ruang hati!!!

Lalu bagaimana untuk menjaga rasa

Bukan rasa berkaitan dengan hati

Tapi benarkah ia harus menjaga hati

Atau imannya belum begitu dekat dengan pemilik rasa

Tapi lewat rasa ini harus semakin cantik mengelola hati

Agar hati terjaga dalam kedamaian dan bahagia…

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: