Pesona Yogya

Bagi saya yogya adalah kota penu pesona, walaupun saya bukan asli yogya tapi merasakan indahnya yogya. Yogya adalah perpaduan begitu unik antara budaya dan pendidikan. Tidak bisa dipungkiri hal tersebut. Saya yakin siapapun pernah menetap dan mengejam pendidikan dikota yogya pasti akan kembali lagi. Dengan kedua perpaduan tersebut membuat kota yogya semakin dikenang baik nasional dan internasional.

Yogya memberi pesona yang berbeda dalam kehidupan saya..disana begitu banyak uraian kisah yang terukir. Yogya saya ibarat sebagai kota yang sangat dinamis dalam berbagai hal mulai dari kreativitas ini terlihat tiap tahun selalu ada hal baru lahir dikota gudeg ini. mulai dari seniman hingga pendidikan karena yogya banyak melahirkan para seniman muda dan pendidikan tidak bisa diremahkan lagi yogya adalah kota pendidikan. Tergambar begitu banyak universitas terkemuka diyogya, kemudian lahir pula pengerakan islam dimana kita kenal dengan tokoh muhammadiah yaitu ahmad dahlan yang mengabadikan hidupnya untuk menyebarkan islam diseluruh tanah jawa hingga saat ini gerakan tersebut terus menerus berkibar.

Yogya…

Tak beberapa bulan lagi yogya merupakan kota ketiga (Padang, Bandung dan Yogya) sebagai sejarah perjalan kehidupan seorang perempuan dalam berdidikasi menuntut ilmu. bahkan satu-satu persatu telah terlukis pula cerita indah di kota yogya. cerita itu seperti ilustrasi yang terjadi pada film “Ada apa dengan cinta”. Namun content cinta disini lebih kepada bagaimana seorang perempuan berjuang dengan konsep mencintai dengan kesendirian dan mencintai disini lebih kepada bagaimana perempuan itu mencintai segala yang terjadi padanya dengan konsep cinta “sabar, ikhlas, ikhtiar dan mendekati jiwa pada Ilah”. walaupun terkadang konsep cinta terkadang fluktatif karena dipengaruhi elemen dari luar mempengaruhi juang.  namun dengan ketidak stabilan tersebut merupakan perjuangan sesungguhnya. Dikota pendidikan pula…banyak perkenalan dengan orang-orang yang bersahaja, sabar, dan smart dalam berbagai keilmuan. outomatis hal itu mempengaruhi pula pola pikir dan sikap dalam menatap kehidupan.

Bertumpuk-tumpuk rasa yang hadir dalam sukma, yakni antara tak ingin dan segara bergegas melarikan diri dari sini (yogya). terkadang menggetarkan jiwa, terkadang dan menyedihkan untuk menyelesaikan semua kisah hidup diyogya. Namun apa boleh buat waktu telah memutuskan bahwa harus segara meninggal kota ini untuk meraih asa yang telah direncanakan, masih banyak harus diperjuangkan. maka harus mengalah dengan pesona kota yogya.  Andaikan bukan karena rasa rindu dan rencana telah ditetapkan, mungkin masih ingin menetap di sini (yogya) untuk salamanya.  Heeemm*__*…biarlah apapun yang pernah terjadi diyogya menjadi legenda tersendiri bagi seorang perempuan.

Berharap someday anda sometime, Tuhan menggerakkan kaki perempuan untuk mengunjungi kota pendidikan. Insyalla getar-getir hidup selama diyogya akan abadi. karena konsep mencintai itu telah terikat oleh tali pesona cinta dan menjadi mahadaya cinta….”hhemmm”.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: