Muslimah Harus Beda

Seorang muslimah sejati harus beda dengan wanita-wanita lainnya, walaupun kita sesama umat Islam tapi tidak semua umat islam  bisa menjadi muslimah sejati. Apalagi muslimah telah mengalami metamerfosa kehidupan khususnya meterfosis pendidikan hingga pascasarjana. maka dari itu muslimah intelektual harus beda dari berbagai aspek. baik itu dari tata cara bertutur kata, berdandan, berpikir, dan cara sosialisasi pada masyarakat luas.

Jika muslimah pascasarjana pakaiannya masih membuka aurat, memakai pakaian serba minim dan berdandan ala yahudi, apa gunanya intelektual yang dianggap cemerlang masyarakat luas? ternyata dandan masih seperti masyarakat Jahiliah. Jika muslimah pacsarjana tutur katanya masih selalu menyakiti perasaan orang lain, apa guna kita belajar norma-norma timur dibangku perkuliahan? jika muslimah pascasarjana cara pikirnya masih seperti kaum terbelakang apa guna analisis yang dipelajari di area universitas?. Sedangkan muslimah pascasarjana dianggap sebagai masyarakat expert (ahli) dalam bidang keilmuan.

untuk itu, jangan pernah mau menjadi predikat sama dengan masyarakat umum….(bukan maksud sombong) karena memang seharusnya muslimah sejati mempunyai add value(nilai tambah) tergantung dengan keilmuan muslimah masing-masing. Hal ini senada dengan pembahasan kegiatan only muslimah tepatnya dimesjid kampus (MASKAM) Universitas Gajdah Mada diberi taujih yang luar bisa yaitu bagaimana menjadi muslimah memberi magnet bagi orang-orang disekitarnya dan dimanapun berada.  Tujuannya agar dimanapun posisi muslimah harus mampu memberi manfaat dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat untuk menebar rahmah dan rahim.

Muslimah tidak hanya harus berbeda akan tetapi muslimah sejati juga harus mampu menjadi tauladan dan panutuan bagi masyarakat luas. ketika muslimah telah mampu menjadi tauladan dan menebar manfaat, maka apapun kegiatan masyarakat pasti diminta pendapat pada muslimah. selanjutnya lewat kesholeahan muslimah pula masyarakat luas menjadi percaya dan mau bersahabat.

Sebaiknya muslimah sejati memiliki program mingguan, bulan, triwulan, semester dan tahun. program tersebut harus ada progress serta evaluasi baik perencanaan berhubungan dengan masyarakat, diri sendiri maupun pada Allah. ketiga hal tersebut harus terintegras dan balanced dengan baik . Karena untuk menjadi seorang muslimah sejati harus banyak latihan dan terus menerus meningkat ilmu baik dari sisi agama maupun pengetahuan umum. seperti kata pepatah untuk meraih dunia dengan ilmu, untuk mendapat akhirat juga dengan ilmu. Muslimah sejati tidak hanya beda dalam dandanannya tapi harus mempunyai expert (keahlian) hal itu merupakan pokok utama perbedaan muslimah sejati dengan wanita-wanita luar sana.

Muslimah sejati bukan hidup dalam ala hedoniesme (berfoya-foya) akan tetapi muslimah sejati prinsip penuh dengan kesederhanaan dari mengkonsumsi apapun. walaupun dandanannya sederhana dan tutur cara tegas, bukan berarti cara pikir dan sosialisasinya sederhana pula. bahkan sebaliknya cara pikir muslimah sejati selalu rycle (lingkaran) dalam melihat segala sesuatu (positif-negatif). Kemudian cara sosialisasi muslimah sejati selalu menjunjung kebersamaan dan kepentingan bersama. sungguh ideal muslimah sejati…..!!!!

sungguh indah dan  begitu indah dan mari seorang muslimah selalu bersyukurlah supaya mampu menjadi muslimah tuntunan bagi siapapun….”muslimah lebih indah dari seisi Dunia”

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: