Wajah terlukis dalam dinding hati

Pertemuan menggetar dan mengusik hati

Tapi itu semua hanya  dianggap ilusi dan aroma sesaat

Berjalannya rotasi dan atmosfir jiwa Semakin mengulik qolbu

Perlahan-lahan coba menghiraukan usikkan yang terjadi

tetapi Wajah itu semakin terlukis sempurna dalam dinding hati.

Bahkan tiap detik seakan-akann wajah terukir  terang di seluruh jiwa

 

Wahai Dzat Pemilik hati dan jiwa

Dengan lirih hamba hanya dapat mengadu kepada Mu

Hamba Serahkan segala terjadi  atas rasa yang bermunculan

Hamba coba menyusun rapi tentang sebab terjadinya semua ini

Tapi tak jelas awal terjadi rasa ini

Kini hamba Kembalikan perasaan ini kepada Engkau

Karena Engkaulah berhak mengerakkan dan menumbuhkan cinta

Pada qolbu manusia

Walaupun terkadang ber_asa agar wajah itu yang bermuara dalam jiwa

 

Yang maha pemilik cinta

Hanya kata-kata yang dapat terucap ketika rasa menusuk jiwa

Hanya Kepada Engkau hamba kembalikan tentang rasa yang hadir

Tentang wajah yang hadir, Tentang harapan dalam jiwa

sebab Engkaulah yang berhak menyatu dan mempertemukan

 

Dengan lirih hamba hanya dapat mengadu kepada Mu

Jadikan hamba seorang wanita mensyukuri cinta

Jadikan hamba seorang wanita mencintai atas Kehendak Engkau

Jadikan hamba seorang wanita  ikhlas dengan ketatapan Engkau

Jadikan hamba seorang wanita yang teduh dengan segala keputusan yang terjadi

Hingga akhir nantinya membuatku mengerti bagaimana cinta bekerja dalam kehidupan mempertemu dan menyatukan manusia

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: