Kehidupan Religi Dalam Budaya

 

Kilau fatamorgana menggoda para penempuh perjalanan

Sering manusia tergoda akan keindahan warna-warna dibalik fatamorgana

Seindahan apapun fatamorgana hanyalah ilusi optik bersifat fisiologis.

Fatamorgana merupakan daya tarik bagi para penempuh perjalanan kehidupan

Terkepung akan kebebesan, liberalisme dan emansipasi semakin mengagumkan

Karena semua itu dikemas serta dirangsang oleh nafsu dunia

*****

Jangan dihiraukan semua kilau memesona

Mampu menghacurkan serta meretakkan kehidupan sisi agama dan budaya

Menjauhkan  kita dari agama, norma-norma dan nilai-nilai tradisional

sehingga agama dan budaya dalam kehidupan semakin blur bahkan musnah

******

Wahai penempuh berjalan yang panjang…

Tetaplah teguh menggengam agama dan budaya…

Jika agama dan budaya telah bertahta dalam hati sanubari kehidupan

Sekuat apapun sentero kemaksiatan menghadang dengan bungkusan begitu elegan

Mampu memproteksi dan melindungi kepungan dari perjalan panjang ini

******

wahai penembuh perjalan…

Jangan takut terasa terbelenggu dengan aturan agama dan budaya

Sesungguhnya falsafah dan nilai terkandung begitu menawan

Membentuk  kita sebagai penempuh perjalan penuh etika dan estotika

Sehingga bumi dan seisinya merasakan kesejukkan dari perjalanan kita

*****

Agama dan budaya adalah sebuah keniscahayaan dalam perjalanan kehidupan

Dibalik keniscayaan ada batasan-batasan ruang dan waktu

Dalam menghindar ketertipuan oleh kilau fatamorgana

Kehidupan agama dan budaya…

Adalah faktor keseimbangan dan intergarasi dalam perjalanan kehidupan

kehidupan agama dan budaya …

membentuk kedamaian dan ketenangan batin

sehingga menjadi akar kebahagian dunia dan akhirat

*****

Memang tanpa agama dan budaya

perjalanan hidup manusia bisa kacau

terjebak dalam kesesatan yang menyengsarakan.

Tanpa agama dan budaya para penempuh perjalanan panjang

akan terkecoh oleh gemerlap fatamorgana yang menggoda

******

Mari para penempuh perjalan panjang

kita semai dan benihkan kehidupan kita dengan agama dan budaya

agar hidup ini membentuk pelanggi nan indah dan terang

Dengan pondasi agama dan budaya

Maka terbingkai satu ramuan cinta nan asli dari perjalan panjang

*****

 

by: Ukhtisholiat….

Mahasiswa Pascasarjana Universitas Gadjah Mada

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: