Tantangan Pustakawan masa mendatang

Pada tahun 80 puluhan orang yang bekerja diperpustakaan dan profesi sebagai pustakawan selalu dianggapkan sebagai orang buangan alias orang tidak memiliki keahlian. Mungkin dulu seperti itu tapi sekarang jangan pernah beranggapan bahwa pustakawan jargon adalah tentang buku-buku. Sungguh salah dan batal , malah sekarang pustakawan adalah profesi yang begitu memiliki competity (berkompetensi) ingin menduduk jabatan sebagai pustakawan. Berbangga menjadi pustakawan jangan pernah merasa minder, dan ditanya kerja apa jawab saja sejujurnya bahwa “Saya adalah pustakawan” biarlah orang beranggap remeh karena mereka tidak tahu bahwa pekerjaan pustakawan sebenarnya hari-hari bergelut dengan informasi, bagaimana meliterasi masyarakat luas, selalu bekerja berdampingan Teknologi, software, psikologi, public relations, dan masih banyak lagi kegiataan seorang pustakawan. Pustakawan bukan pekerja sebagai pelayan atau membersih buku yang hitam dan tidak dipinjam.

Maka tantangan pustakawan antara lain sebagai berikut:

–          Arsiparis

–          Preservation

–          Pengindeksan

–          Bibliografis

–          Dan sebagainya itu Cuma segelintir saja tantantang pustakawan.

….NAMUN PERAN UTAMA PUSTAKAWAN SEBENARNYA ADALAH PENDIDIK.  TANPA MEMANDANG BIDANG ATAU DESKRIPSI KERJA, PUSTAKAWAN IDEALNYA BEKERJA DENGAN TUJUAN UMUM: Mendidik pemakai bagaimana mendapatkan, menggunakan dan bahakan mengevaluasi informasi.

Kenapa pustakawan mendidik pemakai? karena media yang digunakan diperpustakaan begitu cepat berubah apalagi saat ini perpustakaan hampir semua fasilitas adalah berbasis Teknologi dan perpustakaan merupakan salah satu yang menggunakan Teknologi dalam penyediaan Jasa atau lainnya hampir menyeluruh (banyak).  Misalnya dulu perpustakaan menggunakan catalog untuk mencari informasi yang dibutuhkan, tapi sekarang telah menggunakan catalog online, kemudian ingin mencari jurnal sekarang tinggal klik e-journal disana semua sudah ada informasi mulai dari journal teknologi, bisnis, perpustakaan dan sebagainya. Tapi perlu dicatat tinggal kirim email pribadi atau dicetak langsung. Masih banyak teknologi baru banyak diketahui penggunjung bagaimana cara menfaatnya.

Kemudian Banyak perubahan dalam dunia perpustakaan dalam 5 tahun terakh antara lain sebagai berikut:

  • Avatar dan Second life
  • Gaming librarian
  • Learning commons
  • Interactive cybrarian
  • Katalog berbasis Web 2.0
  • Dan lain sebagainya . . .

Walaupun dalam perpustakaan fasilitas digunakan selalu bertukar (up date) sesuai dengan isu-isu mutakhir perpustakaan akan tetapi tugas utama pustakawan adalah sebagai:

  • Teknologi informasi (digital/digitizing)
  • Automasi perpustakaan
  • Konservasi bahan perpustakaan
  • Merubah image pustakawan
  • Meningkatkan ketrampilan/pengetahuan
  • Partisipasi dalam berbagai events
  • Promosi perpustakaan

pustakawan harus siap menghadapi tantangan yang terjadi di dunia perpustakaan, maka pustakawan harus lebih dahulu mengupdate skill sehingga tidak terjadi kegagapan dalam pekerja atau menggunakan fasilitas yang tersedia diperpustakaan dan tidak dimaatkan fasilitas tersebut. Maka berikut ini adalah tantangan pustakawan yang luar biasa

Tantangan pertama yakni Web 2.0

–          Web 2.0 telah berjalan cukup lama, sementara kita masih bergulat dengan automasi atau digitasi

–          Akses primer bukan (lagi) ke perpustakaan

Tantangan kedua: peran-peran baru kepustakawanan

–          Gaming librarian

–          Digital technologist

–          Digital strategist

–          E-resources librarian

–          Marketing/communication librarian

–          Archivist librarian

–          Teaching/learning librarian

  • jabatan fungsional vs tugas baru?

Tantangan ketiga: masyarakat yang alliterate

–          Minat baca tinggi awalnya, tetapi tidak diikuti penyediaan bacaan yang sesuai

–          Bisa tapi tidak mau membaca

–          Image dan kesan masyarakat terhadap perpustakaan

Tantangan keempat: membangun pustakawan yang komunikatif dan berpengetahuan

–          Pemunculan pustakawan dalam kancah lokal, nasional dan internasional

–          Peran serta pustakawan dalam kegiatan non-profesi

–          Peran serta pustakawan dalam bisnis dan events lainnya

3 Responses

  1. klo menurut saya, pustakawan harus nulis buku. Buku tentang apa saja (bebas). itu saja. Mari kita sedikit berkhayal, seandainya yang nulis Laskar pelangi seorang pustakawan bukan seorang andrea hirata…bayangkan apa yang terjadi dengan pustakawan?????. Seandainya yang nulis Bumi manusia, sang priyayi, supernova, esq, la-tahzan dan semua buku2 best seller. apa yang akan terjadi dengan pustakawan???. Orang akan berpikir bahwa ternyata pustakawan itu orang cerdas, pinter, dll yang statusnya di akui misal setingkat dokter, pengacara, mentri, dll…MENULIS BUKU , itu saja dulu….Mampukah PUSTAKAWAN????

  2. waahhhh setuju banget atuh kang murad,,,,,,,,,,,Yuk kita mulai basmallah semoga pustakawan di indonesia bisa menjadi penulis hebat coz pustakawan selalu dikeliling informasi yang mutakhir dan teknologi juga pastinya…..

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: