Aroma Diam

Semua terhanjut dengan keheningan

Dibalik diam hanya ada tatapan mata begitu sinis

Antara ingin menatap dan tak menatap

Dibalik diam hanya ada senyum-senyum  kedamaian

Dibalik diam hanya ada cahaya terang

Seakan-akan mempertegas pertemuan itu hanya sinar  membayang

Sebenarnya jari nyemari ingin menyatukan silaturahmi

Sebenarnya dbalik mulut ingin merangkai kata

Sebenarnya bola mata menyimpan keajabian pelanggi

Tapi semua itu tak mampu menafsirkan…

karena sadar  pertemuan itu tak perlu ditafsirkan dalam sebuah simfoni

biarlah diam menjadi titik…titik…titik cinta

biarl diam menjadi kenang dan kelembutan tak terlupakan

biarlah diam mempertemukan kembali  di sebuah daratan Tuhan

biarlah diam memberi hikmah nan indah…

biarlah angin, cahaya, dan sengat matahari

menyimpulkan pertemuan itu…

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: