Style Generasion Millennial

Lahirnya teknologi  dan masa era informasi memberi pengaruh yang luar biasa bagi masyarakat luas terutama generasi Millennial dalam kehidupan,  baik cara berpikir maupun tingkah laku. Dimana lahirnya teknologi dan informasi banyak memberi pengaruh positif dan juga memberi pengaruh negative bagi generasi  Milllennila.   Di satu sisi generasi millennial lebih cepat dalam akses informasi dalam keseharian tidak bisa lepas dengan teknologi  atau ketergantung informasi (need of production) sehingga generation Millennial merupakan negosiator ulung dan memiliki ketrampilan decision-making di usia muda, mereka negosiasi dengan siapapun termasuk orang tua, dosen, bagian admin. Namun disisi lain generasi Millennial jadi cuek dengan lingkungan sekitar “Siapa Lo Siapa Gue”  dan semangat gotong royong mempundar dari kehidupan generasi millennial.

Generasi Millennial adalah generasi yang lahir pada tahun 1982 – 2000, Gerbang utama dalam mencari informasi “titik akses yakni Internet”. Generasi millenial telah menggunakan teknologi dari masa balita (mainan anak), tumbuh dengan software dan computer games, pendapat bahwa teknologi harus gratis, Ingin dan berharap layanan 24/7, tidak hidup dalam dunia kerja rutin (7-16)

Kemudian krateristik generasi Millennial antara lain sebagai berikut:

  1. Web sebagai oksigen informasi
  2. Komunitas atau group dibentuk di dunia virtual
  3. Pola pikir (perspective) telah mendunia (global)
  4. Lingkup kerja dengan berbagai Multiple reinventions
  5. Loyalitas lebih menjiwai
  6. Keahlian dalam kerja

Sesuai dengan defenisi dan karakterik generasi Millinneal diatas maka sangat gampang untuk melihat generasi Millennial dalam kehidupan sehari-hari, jika melihat di perpustakan atau berinteraksi dengan kolega selalu menggunakan teknologi, selalu mengingin sajian Instant, cepat dan murah seperti  melalui penggunaan internet, email, SMS, dan IM dan media baru digunakan melalui website seperti YouTube dan situs jaringan sosial seperti Facebook, Myspace, dan twitter, merupakan fasilitasi utama dalam berkomunikasi dan memperoleh informasi sesema rekan kerja, teman atau klien 7/24 jam.

Kemudian di rumah telah tersambung Wifi atau Speedy sehingga antara keluarga sangat jarang berinteraksi karena dalam kamar masing anggota keluarga telah tersedia internet “kesunyian”, akan tetapi terjadi pelonjakkan anggaran dalam keluarga dimana setiap anggota keluarga harus memiliki teknologi sesuai dengan sytle “model’ saat itu. Generation Millennial sering tertawa sendiri dengan media yang digunakan sehingga membuat orang lain pertanya-tanya dengan senyum tersebut. Setiap beraktivitas di tempat kerja, reakreasi, belajar, kuliah atau sekolah hal utama yang diperhatikan teknologi seperti Handphone, Leptop, flasdisk, Hardisk external, Ipod, dan camera digital selalu tersedia di Tas atau saku generation Millennial. Namun generasi Millennial jadi malas untuk membaca karena terbiasa a mendengar dan kopy paste, malas menulis sebab lebih asyik mengketik langsung di leptop atau computer. Gaya belajar generasi Millennial selalu diiringin music, televise dan snack.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: