Mengembangkan persepsi pada bayi

Sejak lahir, bayi menunjukkan kemampuan, keinginan belajar dan memahami dunia sekitar secara menajubkan. Baji belajar untuk membedakan suaa dengan sangat cepat, dan dapat mengenali suara dan wajah ibu mereka pada tahap yang sangat dini. Bayi juga bisa membedakan pola suara, termasuk melodi dan menekankan kalimat sesaat setelah dilahirkan.  Tiffany, seorang bayi yang harus berusia lima bulan, bisa mengulangi kata hallo dengan suara tekenan tinggi yang biasa diucapakan tantenya dengan sempurna. Di usia sepuluh minggu Ia juga sudah bisa mengatakan “Mama’. Proses ini membutuhkan banyak pengulangan, hari demi hari dengan terus menerus menirukan suara gerakan bibir tantenya hingga ia akhirnya bisa melakukannya dengan tepat.

Bayi yang baru lahir menyukai gerakan dibandingkan dengan benda atau orang yang tidak bergerak, benda-benda  tiga dimensi dibandingakan dua dimensi, warna dengan kontras tinggi dibandingkan dengan kontras rendah, dan garis bergelombang dibandingkan garis lurus.

Pada usia tiga bulan, mereka telam mempelajari koherens dan kesatuan benda, dan pada tahap merangkak bayi akan mengembangkan pengalamannya dengan mempelajari bentukk dan pola melalui sentuhan, menggulirkan dan menggulingkan sesuatu. Saat mereka bisa menggapai benda-benda dan mendapatkan penghargaan atas pengalaman belajar mereka, mereka melalui memodifikasi pengetahuan yang mereka miliki.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: