Teknologi… Persehabatan, Cinta dan Jodoh

Setiap insan diciptakan dan dilahirkan kebumi oleh sang maha mencintai pasti memiliki perasaan cinta, ingin dicintai dan mencintai serta ingin memiliki itulah “fitra manusia” tidak dapat dipungkiri lagi. Cinta sangat susah untuk didefenisikan hanya orang yang merasakan cinta dan jatuh cinta dapat mengungkapkan dan paham dengan kata “cinta”. Cinta mampu memberi semangat, kekuatan dan inspirasi seseorang dalam mencapai impian, sungguh kekuatan cinta begitu dahsyat mungkin lebih dahsyat dari getar gempa meguncang bumi. Begitu banyak cerita cinta bahkan setiap Negara mungkin memiliki sejarah cinta seperti Romeo dan Juliet, Tristan dan Isolde.

Beberapa tahun silam orang menjalin cinta hanya dengan orang yang dikenal seperti teman kerja, sekolah atau kampus maupun dijodoh orang tua atau lewat teman. Namun, sekarang orang manjalin hubungan atau cinta tidak dalam batas demografi tetapi sudah antar Negara bahkan benua ini merupakan efek teknolgi, mungkin beberapa tahun kedepan hubungan persahabatan dan cinta entah bagaimana lagi. Biasanya orang memanfaat internet untuk mencari data atau informasi yang dibutuhkan, ketika mencari data tersebut mungkin ada yang sambil buka E-mail, Chatting (yahoomesengger atau liveconnegtor) dan buka Friendster atau Facebook. Karena kita tahu bahwa loading atau koneksi (Speed) internet di indonesia lambat jika dibanding dengan Negara barat, makanya pemakai menyesiati cara pemanfaatan internet seperti itu.

Di dunia informasi dan teknologi cinta bisa dijalin begitu gampang sehingga cinta tidak mungkin dibatasi ruang dan waktu maupun jarak, mungkin masih ingat dengan pepatah “Tak Kenal Maka Tak Sayang” mungkin pepatah tersebut dapat ditinggal dalam era teknologi, kenapa pepatah tersebut bakal ditinggal dan tidak dipakai lagi. Mungkin dalam kehidupan sehari-hari kita begitu banyak orang maupun diri kita sendiri memanfaatkan atau mengkonsumi Internet maupun Handphone sebagai kebutuhan pokok (primer), selanjutnya media tersebut merupakan awal menjalin hubungan, relasi atau ukhuwah. Lewat dunia maya tersebut pula orang bisa berteman, pacar, dan mencari jodoh.  Sungguh dampak teknologi tidak hanya mempengaruhi aspek pendidikan (education), bisnis (marketing), mencari informasi (reseach information) tetapi sampai mempengaruhi masalah perasaan (cinta). Kita ketahui dunia maya (Internet) banyak menyediakan fasilitas bagi pemakai seperti google, yahoo, yahoomessenger, yahoogroups, facebook, blogger, myyearbook dan sebagainya. Fasilitas tersebut merupakan awal sesorang untuk memperkanal diri dan mengenal orang.

Contoh nyata dampak teknologi terhadap persahabatan, cinta, dan jodoh. Pertama, aku memiliki seorang teman tetapi aku kenal teman tersebut melalui dunia maya (yahoomessenger), karena kita memiliki karakteristik sama sehingga merasa cocok serta sering cerita (share) baik dalam masalah pendidikan, lowongan kerja maupun masalah cinta. Karena sudah merasakan sebagai teman dan saudara dia sering cerita tentang pacarnya yaitu, tentang perkenalan dengan seorang wanita lewat Friendster kemudian cerita terus berlanjut sampai mereka saling tukar alamat yahoomesengger (YM) sampai minta nomor handphone, cowok tersebut cuma iseng saja katakan cinta ternyata keisengan dia tersebut disambut dengan keserius tapi dia juga sempat kaget dengan pernyataan seorang cewek tersebut. Tetapi dia coba untuk jalin hubungan tersebut berlanjut sampai berbulan-bulan ternyata jalinan cinta mereka masih bertahan sampai sekarang, walaupun mereka belum pernah ketemu hanya kenal lewat suara dan gambar (picture) tetapi mereka berkomitmen untuk melanjutkan hubungan tersebut dalam ikatan pernikahan.

Kedua jika kita pernah nonton entertainment seperti cek&ricek, kiss, kasak kusuk dan sebagainya pernah menyiarkan tentang kisah cinta artist dengan cowok bule (belanda) sekarang sudah resmi menjadi pacar artist tersebut gara-gara kenal lewat dunia maya (chatting).

Ketiga lewat dunia maya juga teman cewek kakak aku  telah menjadi suami-istri  hingga saat ini rumah  tangga mereka tetap langgang. Sungguh teknologi juga memiliki peran serta mempengaruhi orang dalam menjalin cinta, untuk itu para remaja, dewasa dan orang tua hati-hati dan tetap waspada dengan perkembangan teknologi karena teknologi informasi tidak kenal usia, ras, agama dan golongan. Bagaimana kita masih tetap menggunakan pepatah tersebut sedangkan kita sudah tahu bahwa didunia maya hal mungkin tidak terjadi bisa terjadi.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: