WAJAH PENUH CINTA


Tak bisa untuk menahan wajah cinta itu

Di sepanjang perjalanan dari kampong

Hingga perjalanan pulau Sumatra dan jawa

Coba menganalisis setiap pohon yang tertamapak

Dari kursi mobil yang nyaman

Dimana sang Ilahi itu mahaberi manfaat

Mulai dari rumput yang menjalar, akar yang member kekokoh batang

Daun yang menghiaskan pohon, ranting yang membiakkan buah-buah

Getah yang member i  kelembatan pada kulit pohon

Walaupun pengamatan begitu tajam

Namun rasa sedih itu tetap hadir dihati

Dimana jiwa ini telah disarangi cinta

Karena takut wajah cinta itu

Tak akan hadir lagi dipelopak mata koe

Tapi yakin wajah cinta itu…

Akan dan pasti selalu hadir

Di setiap aliran darah yang mengalir  dan denyut nadi

Seperti embun yang sejuk  memasahi helaian daun

Seperti buah nyiur yang kuat menahan sari santan kelapa

Seperti bunga melati menebar keharuman disepanjang hari

Dan seperti music klasik yang melodi

Menemani koe saat menulis puisi

Di atas bis menuju perjuangan harapan (yogya).

Wajah cinta itu yakni Ibu…Ibu…Ibu Koe

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: