INDEKS

Berikut ini ada beberapa pengertian indeks antara lain:

  1. Subjek, nama, kata kunci atau topic yang disusun menurut urutan tertentu untuk memudahkan proses temubalik dokumen/informasi.
  2. Merupakan proses hasil dari proses yakni pengindeksan yang berupa senarai istilah
  3. Mungkin bisa terdapat pada dokumen primer biasanya pada bagian akhir dokumen
  4. Deskripsi sebuah dokumen pada hakekatnya merupakan rekaman/transformasi berbagai aspek sebuah dokumen yang memiliki dokumen.

Bentuk indeks (1) secara manual, (2) secara teknologi (CD, Pangkalan Data). Fungsi indeks yaitu sebagai sarana pilih atau temu balik bagi kepentingan pemakai.

Pengindeksan yakni

–          Kegiataan deskripsi isi dokumen dengan memilih istilah penting paling cepat yang mampu mewakili dokumen .

–          Istilah yang dipilih berasal dari kosakata bahasa documenter dan ditata guna memudahkan penyususunan berkas untuk keperluan penelusuran.

Jadi pengindeksan adalah (1) suatu kegiataan dari mulai penyimpanan, pengolahan dan penyediaan sarana temu balik dokumen atau informasi. (2) proses penyusunan catalog dan penyusunan indeks subjeks pada sebuah dokumen (3) pengolahan dokumen sebagian deskripsi baik fisik maupun isi.

Tingkat pengindeksan

  1. Pengindeksan “generic” hanya subjek utama. Memiliki banyak persamaan dengan klasifikasi perbedaannya dalam indek hanya acuan silang ganda sedangkan klasifikasi memfokus pada subjek utaa dokumen.
  2. Pengindeksan tingak medium pengindeksan hanya mengidentifikasi subjek-subjek tersebut dengan istilah umum saja mencakup 10 deskriptor.
  3. Pengindeksan tingkat dalam “mencakup semua subjek dan mendeskripsi subjek tersebut dengan sejumlah besar descriptor.
  4. Pengindeksan terinci mengindeks seluruh teks bahkan mengindek kalimat demi kalimat.

Prosedur pengindeksan antara lain:

  1. Dapat dilakukan oleh hanya satu orang dalam kegiataan tunggal
  2. Dapat dilakukan oleh hanya satu orang dalam beberapa orang secara berjenjang
  3. Dapat dilakukan oleh satu orang kemudian diperiksa ulang oleh pengindeksan yang lebih berpengalaman

Alat bantu pengindeksan:

–          Panduan yang berisi prosedur yang harus diikuti, peraturan penulisan

–          Computer juga dapat digunakan sebagai alat bantu dalam pengindeksan baik menangani bahasa documenter maupun melaksanakan ekstraksi konsep.

Langkah-langkah dalam pengindeksan:

  1. Melakukan pengamatan awal terhadap dokumen
  2. Identifikasi subjek utama
  3. Identifikasi elemen yang dideskripsikan dan ekstraksi istilah yang berkaitan
  4. Melakukan verifikasi relevansi istilah-istilah tersebut.
  5. Konversi istilah dari bahasa sehari-hari kebahasa documenter
  6. Verifikasi deksripsi
  7. Melakukan pengaturan deskripsi sesuai dengan ketentuan formal dianut oleh system yang bersangkutan.

Deskripsi dokumen (1)Fisik yaitu deskripsi yang menyangkut dokumen data bibliografi sebuah dokumen (2). Isi yaitu deskripsi isi sebuh dokumen/pengindeksan subjek.

Deskripsi isi 2 pendekatan antara lain:

  1. Prakordinasi yaitu pembuata, penentuan/koordinasi. Subjek isi dokumen dilakukan pada saat pengolahan dokumen yakni diolah pusat dokumentasi.
  2. Paskordinasi yaitu subjek/dokumen dilakukan pada saat penulusuran atau temu balik informasi.

Fungsi indeks prkoordinasi antara lain:

  1. Untuk menyususn dokumen dirak
  2. Untuk pembuataan catalog pusat dokumen
  3. Untuk pembuatan indeks subjeks.

Kelemahan indeks prakoordinasi

  1. Tidak mampu menyediakan kombinasi karakteristik untuk menulusur rak
  2. Tidak praktis dalam menghadapi penelusuran dokumen

Mengindek majalah yaitu (1). membuat gambaran tentang artikel-artikel yang ada dala suatu majalah yakni membuat deskripsi artikel, menganalisis isinya, mengklasifikasi serta mendaftarkan secara sistematis. (2) daftar yang berisi kumpulan data bibliografi tentang artikel yang termuat di dalam suatu majalah serta tersusun serta sistematis dan dapat ditelusuri menurut subjek, abjad, nama pengarang  atau judul.

Kegunaan indeks

  1. Mendaftar tulisan-tulisan yang ada dalam majalah sehingga terdokumentasi dan dapat dibaca para pengguna.
  2. Dipakai oleh pengguna untuk mencari informasi sesuai dengan keperluannya.
  3. Dipakai untuk menyebarkan atau memuaskan informasi kepada pengguna baik datang keperpustakaan maupun jauh.

Langkah-langkah pengindeksan majalah:

  1. Menyeleksi majalah yang akan diindeks dengan criteria yang ditentukan.
  2. Membuat deskripsi artikel (tajuk entri utama, judul majalah, volume dan nomor)
  3. Menentukan subjek-subjek yang terkandung didalam artikel.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: