Puaskah

 

Puaskah engkau membuat koe manangis

Setiap butiran kata dan sikap mu

Yang begitu egois yang tak pernah ingin mengalah

Namun coba untuk memahami itu semua

Tapi kepahaman koe sia-sia saja

Malah engkau ulang-ulangi lagi tangisan ini

 

Puaskah engkau membuat koe merana

Dengan wangia janji mu yang begitu berlapis-lapis

Tapi janji itu semua pupus, gugur, dan hancur

Karena engkau tinggalkan ku

dengan ala tak pernah ku sangka dan duga

 

puaskah engkau membuat koe kekagalauan

tanpa mempertimbangkan benih cinta yang berbunga

engkau hanya mampu mengnyajikan kemisterius

dalam logika, perasaan dan langkah ku.

 

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: