HARI PERTAMA DIYOGYA

Hari pertama diyogya telah mengoncang batin dan niat koe untuk mundur dari pertemburan yang membutuh kurang lebih 2 tahun bertahan disini (yogya). Dimana sebelumnya penuh semangat, harapan, dan Edensor kehidupan. Tapi semua itu hampir lenyap sampai di yogya mungkin yang membuat seperti ini antara lain (1) kosan yang sepi Cuma hanya ada beberapa teman kosan itupun pada sibuk dengan kegiataan kampus, (2) kosannya bagus, bersih, luas tapi satu hal yang tidak disukai yakni pengap beda dengan kosan dibandung langsung bertatap dengan sinar mentari dan bisa memandang indahnya awan, embun, dan galaksi matahari, (3) interntetan otomatis tidak ada sama sekali, walaupun pake modem sungguh keterlaluan tidak ada sinyal satupun cukup sudah penderitaan ini, (4) mungkin karena baru diyogya jadi tidak tahu titik akses kemana-mana (rute jalan), (5) belum dapat teman (ketemu teman kuliah).

Saat itu berpikir dan melamun hampir begitu lama seakan-akan lagi bertarung di medan perang melawan musuh-musuh yang siap menembak jembakan dan gugur dipedang perang. Saat itupula membuat ingat kampong yang jauh dimata (seberang sana: Sumatra), ingin kerja cepat untuk meninggal kuliah S2 ini, rasa rindu mulai menampakkan putik bunga yang nan harum dengan sosok seorang yang selama ini telah mengelitik perasaan ini walaupun telah berusaha untuk melupakan semua. Tetapi  perasaan masih meninggalkan jejak walaupun jejak hanya sebiji buah kurma namun tetap rasa cinta, sayang, rindun dengan dia masih ada.

Saat itu pula ingin calling (menghubungi) tapi coba bertahan dan komitmen dengan ucapan dan pikiran yang telah terucap serta terangkai agar tidak akan terulang lagi dengan keadaan yang menjebak. Hingga waktu telah menunjuk sekitar 9.00wib rasa ingin pulang masih kuat menguncang, tapi cari aktivitas lain seperti bersih-bersih pakaian yang sangat kusut dan berantakan secara baru pindah dari bandung ke yogya. Hampir 2jam melaksanakan aktivitas belum mampu juga untuk merubah dan memblokir perasaan itu.  Tak terasa kegiataan selesai juga namun tetap qolbu itu belum juga bisa menerima keadaan dan situasi yogya. Akhirnya ketiduran karena begitu lelah dan capeknya menempuh berjalanan bandung –yogya (10 jam) dan juga masih merasa sedih dengan kondisi ini.

Setelah magrib coba menenangkan diri lagi untuk bertanya pada ibu kosan “ummi” tentang yogya terutama jalan utama dan arah kekampus. Maklum maba (mahasiswa baru) jadi perlu banyak hal baru yang harus diketehui jadi mulai yang terkecil hingga yang tak pantas dipertanyakan hehee…

Untung teman kosan yang baik hati mau menjeleskan dan menanyakkan sesuautu dimana sebelumnya paling malas menenayakkan hal seperti ini, demi kebetahan dan survive dengan niat baik ini. setalah magrib akhirnya keluar juga dari sarang perpaduan (alias kamar) untuk mencari makan dan mengikuti jalan-jalan setapak sambil menghapal rute tersebut, takutnya nyasar dan tidak tahu jalan pulang kekosan kebetulan termasuk orang yang cepat hapal dengan jalan2 apalagi jalan protocol (utama). Setelah keluar cari makan kembali rasa rindu memuncak lagi sungguh begitu susah dan rumit untuk menghilangkan rasa rindu dengan orang rumah.

Dengan basmallah harus bisa dan bertahan disini demi masa depan nan cerah dan membahagiakan orang-orang terdekat (ibu-bapak) rela terhampar dan terhempas dari kampong tercinta. Malam bergitu sunyi dan malam semakin larut dengan keheningan yang ditaburi rembulan yang bersinar, bintang yang berkedip-kedip yang semakin menampakkan begitu agungnya kekuasaan Rabbi.

Keesokkan harinya bangun pagi seperti biasanya dimana tak bisa bangun kesiangan karena sengaja menerapkan dalam hidup (always bangun jam3 dini hari :subuh) adapun alasan agar habbit seperti ini agar bisa bermunajat pada sang illahi (qiyamuallai, tadarus, almatsurat dan the power of life) alhamdullah kebiasaan ini bisa dijalaninin. Setelah kebangun lasung siap-siap untuk berangkat kekampus UGM walaupun belum tahu jalannya tapi sudah berjanji kemaren untuk berekelana dikampus sambil melihat keadaan-keadaan UGM. Pasti sangat berbeda dengan kampus sebelumnya, akhirnya berangkat dari kosan melisir jalan-jalan sambil menghapal satu-satu bersimpangan agar balik kekosan tak salah alias nyasar heheee….sambil menikmati indah embun dan hawa pagi dikota yogya (kaliruang km5)

Lebih kurang 20 menit perjalan akhirnya sampe juga kampus UGM walaupun dengan rute yang salah namun tetap berhasil bisa ke MIP UGM dan lansung keruangan tata usaha untuk melengkapi persyaratan dan sebagainya. alhamdullah belum banyak yang datang untuk daftar ulang sambil bercengkrama dengan staff. Setelah selesai keluar dari rungan dan melanjutkan untuk mengkoneksi dengan dunia luas (internetan) biasalah kalau sehari tidak internetan seakan-akan ada yang hilang memang merupakan salah satu hoby.

Yakin mampu bertahan disini (yogya), yakin rasa ini hanya sesaat saja setaleh mengetahui rute dan medan perang ini yakin tak akan pernah menyerah bahkan bakal bertahan bertahun-tahun disini. Seperti dulu kenal dengan kota kembang setelah beberapa bulan disana jadi essay goin enjoy, happy fun dan always smile.

Ya rabbi jangan pernah bolak balik hati ini lagi, tak ingin mengecewakan orang rumah gara-gara “rindu mereka”. Kokoh dan kuat harapan dan asa ini hingga waktu berakhir. Jangan pernah kalah dengan detik yang berjalan. Buat hati ini selalu merasa nyaman dan indah dimana dan kapan berada. Sehingga kemenangan selalu untuk diri ini.

2 Responses

  1. yah…, namanya juga perjuangan, perjuangan butuh pengorbanan. sesorang berani berkorban mka dunia ini terasa indah.

    kukagumi kemandirianmu, jiwa rantau dan semangat untuk menyongsong hari depan yang cerah.

    bertahanlah…., sekali mendayung jangan sampai mundur. good luck

  2. hehheee….mang jika ingin meraih kesuksesaan mang harus berani berkorban dengan kesepian, dan kesusahaannnn…………
    insyaallah semangat selalu ada sampai cita-cita itu belum tercapai…

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: