SUKSES ADALAH KEBERUNTUNGAN


Jika kita ke toko buku maka akan menemui begitu banyak buku-buku yang berjejeran membahas tentang bagaimana cara dan proses untuk mengapaikan kesuksesaan baik terbitan luar maupun terbitan dalam negeri serta dari pengrang yang tersohor sehingga yang belum terkenal. Misalnya dari negeri cina terkenal dengan ilmu “fing sui” dimana bisa menterjemahkan kesuksesaan dari tanggal lahir, shio, tempat tinggal, tanda-tanda ditubuh hampir sebagian besar bisa diartikan, tapi untuk memperoleh kesuksesaan tidak perlu ramalan seperti itu.

setiap orang akan mendapatkan sesuai niatnya“. (HR Bukhari Muslim)

Untuk memperoleh kesuksesan kita hanya butuh Two Action (dua tindakan) yaitu bermimpi dan melaksanakan kegiataan mulia. Kemuliaan yaitu melakukan sesuatu bukan kewajiban kita tetapi bermanfaat untuk orang lain karena itu merupakan deposito kita suatu saat, sehingga secara otomatis tindakkan mulia akan kembalikan pada kita karena hukum sebab akibat selalu ada diatas dunia ini. Dan mulailah berkerja secara logika Rabbi yaitu melaksanakan kemuliaan dimanapun dan kapanpun bukan bekerja logika manusia.

Maka kita pun berpikir jika sukses adalah keberuntungan, maka kita tidak perlu kerja dan berusaha? itu kiprah yang sangat salah walaupun sukses adalah keberuntungan tapi kerja keras dan ketekenunan sangat dibutuhkan kenapa? Karena untuk memperoleh kesuksesaan secara utuh secara maksimal dan sukses dengan jerih payah kita sendiri akan terasa beda nikmatnya. Tetapi kesuksesaan secara kebetulaan tidak akan merasa gesit-gesit dan kepiluan dalam meraih kesuksesaan serta kesuksesaan secara kebetulan tidak akan bisa bertahan lama (survive).

Di maksud dengan Keberhasilan dan keberuntungan secara sederhana yaitu yang telah kita logikakan (direncanakan) sedangkan keberuntungan yang tidak pernah kita didugakan sebelumnya. Keberuntungan berkaitan dengan takdir, tetapi takdir semata-mata telah ditulis di halul mafuz namun takdir bisa kita benteng yaitu dengan melakukan kemuliaan. Keberuntungan sangat berkaitan dengan kebaikan yang kita taburi, keikhlasan yang kita jalanin, dan kewajiban dan sunnah kita laksanakan.

Orang yang melakukan kemulian pasti akan beruntung sedangkan orang beruntung belum tentu mulia. Kenapa? Karena kunci untuk memperoleh kesuksesaan adalah lakukan kewajiban secara keyakinan, ikhlas, berusaha dengan disandari agama Rabbi, mulailah untuk menolong dan menebar kebaikan pada yang membutuhkan pertolongan sesuai dengan kemampuan kita Mulailah untuk menata hati, mulailah mengubah hati maka semua yang ada di luar diri kita akan berubah. Jangan menghabiskan waktu untuk berharap orang lain memberi kesempatan. Carilah kesempatan sendiri. Jangan berharap orang lain selalu mengerti diri kita, mulailah kita untuk mengerti orang lain. Insyallah kesuksesaan hampir dekat menghampiri kita.

One Response

  1. Thx atas tulisan di atas smg bs bermanfaat buat saudara kt yg lain pula..

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: