Renungan untuk sahabat sejati “akhwat”

HANYA ORANG ISTIMEWA YANG MAU MENIKAH DENGAN SAYA. KALAU ORANG ISTIMEWA ITU TIDAK SAYA TEMUKAN, TIDAK APA-APA. TAPI SAYA TETAP YAKIN ORANG ITU ADA.

Pertama kali membaca kata mutiara di atas koe terdiam dan merenung sesaat dengan kalimat yang sang spektakuler yang mampu mengugah jiwa dan pikiran untuk selalu berpikir positif dimana kata-kata itu terdapat dalam buku la tahzan for broken hearted Muslimah. Sehingga kalimat selalu terkenang-kenang setiap sujud dan doa, apalagi kita telah beranjak usia yang sebentar lagi memasuki mahligai rumah tangga dan masa mencari teman sejati untuk menemani perjuangan pelanggi hari esok nan warna-warnai, mengakar, berbunga dan berdaun. Pasti selalu berikhtiar dan memohon pada sangpenggengam batin dan menyatu dua manusia yang berbeda tetapi dengan berbedaan namun ada satu  visi kerbesaamaan yang dimiliki dua anak manusia yaitu meraih keluarga sakinah dan barokah.

Beranjak dari kalimat diatas ingin berbagi rasa dan cinta buat akhwat dimanapun berada mungkin kita pernah perpikir segelintir tentang jodoh kita siapa dan dimana akan dipertemukan, apalagi keluarga telah menagih harapan dan bertanya kapan, bagaimana dan dengan siapa pasti bingung untuk menjawab apalagi tidak lagi menjalin hubungan “ta’ruf” dengan seseorang makin tak jelaslah siapa teman sejati sepanjat hayat. Tetapi kita jangan bingung dan menghakim diri sendiri seperti jangan-jangan koe memang tidak laku, tidak cantik, tidak cerdas mana ada yang interest atau tertarik dengan koe. Hilangkan pikiran negative dari pikiran digitalisasi kita malah kita mengsteament diri sendiri seperti itu buat harapan-harapan itu makin menjauh bahkan menghilang sehingga result (hasilnya), jadi malas untuk perhubungan dengan lawan jenis “kontek ta’ruf dan social”. Jangan pernah takut memulai menjalin hubungan ta’ruf walaupun telah beberapa kali menjalin hubungan ta’ruf namun Zero End Result (hasil akhirnya or finally tongkosong) bahkan hanya kesia-siaan dan malah buat kecewa sebagainya. Namun dengan ta’ruf kita makin tahu dan cara seperti apa sichh…ikhwan ingin, semakin ta’ruf membuat kita tafakur dan berjuta hikmah kita peroleh mungkin selama ini doa belum khusyuk masih bercabang kesana kesini, tidak mengerjakan sunnah, tak pernah mentaburi ayat-ayat sejuta hikmah dan berbanyak shadakoh “senyum” setiap ketemu insan eepp “jangan tebar pesona ya bahaya pisan ^_^” serta dengan cara seperti  ini makin tahu tipe atau klas ikhwan heheee…. Seandainya hasil ta’ruf tidak jadi  “teman sejati” paling tidak kita jadi saling kenal satu sama lain dan bahkan menambah saudara serta teman.

PICT0591Tapi percaya jangan pernah kecewa dengah hasil ta’ruf karena mahamencintai telah berjanji dan Rabbi tidak pernah mengingkar janji pada hamba-hambanya dan kasih Rabbi melebih kasih ibu pada anak-anaknya. Mungkin Rabbi mencoba menguji kesabaran, ketaqwaan dan keikhlasan kita mampu tidak kita menjalin problem yang kita hadapin, tetapi kita juga berpikir kenapa ujian ini-ini lagi yakinlah mungkin Rabbi menggangap kita orang lebih pantas dan sabar dapat ujian tersebut serta mampu bertahan sehingga memberi rintangan seperti itu pada kita. Yakinlah akhwat yang disayangi Rabbi setiap niat kita yang baik bakal dibalas dengan angin surya, dimana disana begitu berterliun-liun kenikmatan, telaga kausar yang mengalir dan wajah-wajah sholeh.  Maka dari saat ini dan seterusnya saat menjalin ta’ruf hal yang harus disetting pertama jiwa dan niat ikhlas kita sertan basmallah, jangan pernah berpikir yang berlebihan atau pengharapan begitu waaah dari orang tersebut, jika pengharapan yang tidak sewajarnya apalagi berangan-angan tingkat tinggi dan membuat keraguan sehingga hasilnya kosong melompong dan ta’ruf kita  akan kecewa dan terasa tersakiti. Jika telah berniat basmallah dan positif thinking insyallah akan berbuah dan berbunga sakinah dan keridhoan dari sangmaha menyatukan hati adam dan hawa dalam meraungi dan menapaki jalan menuju syurga firdaus.

Tapi usaha telah kita kerahkan semua namun tetap bunga belum Nampak pucuknya yang berwarnai-warnai malah makin hari layu dan bergugur.  Tidak ada tanda kupu-kupu akan menghampir bunga nan berkilau itu. Tapi jangan pernah putus asa karena “YAKINLAH” semua telah ditentukan sisinya hanya tinggal bagaimana usaha dan doa untuk terus menerjang maligai labirin yang masti tanda Tanya itu. Dan tersenyum serta YAKIN bahwa hanya orang istimewa yang akan berdampingan dengan kita, walaupun wangiannya belum tercium oleh hati namun tetap optimis bahwa orang istimewa itu ada dan bakal menghampiri kita dengan niat keikhlasan serta bumi dan langit peserta isinya akan mendoakan serta mengaminkan yang telah kita rancang.

salam motivasi dan semangat dari koe buat akhwat-akhwat yang indah dan cerdas

Advertisements

2 Responses

  1. oceeeeeeeeeeee……….

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: