MODUL: I Konsep dasar teoritis: Komunikasi, Informasi, dan Perpustakaan

Komunikasi ada disetiap aspek kehidupan dan kegiatan manusia. Di dalam kita membicarakan mengenai komunikasi, pasti didalamnya terdapat informasi karena dimana ada peristiwa komunikasi, pasti disitu selalu ada informasi.
Komunikasi sangat sulit didefenisikan dalam kalimat yang sederhana, karena komunikasi itu ada disetiap kegiatan manusia.

Konsep, pengertian, fungsi, dan
defenisi komuniksi dan perpustakaan
komunikasi merupakan proses pertukaran ide dan pikiran antara sesama manusia atau proses hubungan antar berbagai bagian kehidupan didunia, komunikasi juga dapat diartikan sebagai proses interaksi antar manusia dengan menggunakan lambang. Komunikasi berisikan pesan-pesan yang disampaikan oleh pihak komunikator untuk komunikan, dimana pesan-pesan tersebut bermakna informasi. Dengan kata lain dilihat dari sudut ilmu perpustakaan dan informasi, maka informasi itu sendiri adalah merupakan pesan-pesan komunikasi.

• Pengertian Informasi
Informasi dilihat dari sudut perpustakaan adalah suatu rekaman fenomena yang diamati, atau bisa juga berupa putusan-putusan yang dibuat seseorang (Estabrook, 1977:245). Misalnya sebuah peristiwa yang terjadi di sebuah tempat, dan kemudian ada orang yang melihat kejadia tersebut atau ia merekamnya itu disebut dengan informasi. Tidak semua informasi dapat dirasakan, dilihat, didengar, dan direkam oleh manusia. Informasi yang tidak dapat dirasakan, dilihat, dan didengar itu dinamakan informasi lisan. Informasi lisan ini adalah informasi yang paling banyak berada dilingkungan kita. Sedangkan informasi yang terekam merupakan informasi yang paling banyak dimanfaatkan oleh manusia sesuai dengan kepentingannya.

• Jenis-jenis Informasi
Informasi terekam dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu informasi tidak ilmiah dan informasi ilmiah. Awalnya berupa informasi tidak ilmiah seperti adanya berita meninggalnya seseorang di surat kabar, informasi tersebut akan menjadi ilmiah apabila yang meninggal itu adalah pejabat tinggi negara, karena informasi yang terkandung di dalamnya akan menjadi nilai sejarah dimasa yang akan datang. Jenis inforormasi dapat digunakan untuk menudahkan arah dan pengelompokkan informasi tersebut sesuai dengan sifat dan karakteristik yang dimilikinya. Serta bisa juga digunakan untuk memudahkan pengelolaan dan pemanfaatannya pada perpustakaan dan pusat-pusat sumber informasi, ataupun dilingkungan keluarga.

• Fungsi dan Manfaat Informasi
Fungsi informasi tergantung kepada apa manfaat dari informasi itu sendiri bagi manusia. Seperti dalam sebuah organisasi sekolah atau pada lembaga-lembaga pendidikan pada umumnya, informasi yang bermanfaat adalah yang banyak mendukung tugas-tugas lembaga tersebut, yaitu semua jenis informasi yang mempunyai aspek edukatif, riset, dan rekreatif.

• Sumber-sumber Informasi
Sumber-sumber informasi didapat dimana-mana yaitu di pasar, di sekolah, di rumah, di lembaga-lembaga suatu organisasi komersial, di buku-buku, di majalah, di surat kabar, di perpustakaan dan tempat-tempat lainnya. Dengan kata lain dimana suatu benda atau peristiwa berada, maka disana bisa timbul informasi. Semua jenis informasi tersebut, terutama yang sudah disimpan dalam rekaman, sebahagian besar disimpan di perpustakaan. Konsep perpustakaan adalah pengelolaan informasi yang tampak dalam kegiatan penghimpunan, pengolahan, dan penyeberluasan informasi untuk kepentingan masyarakat banyak. Perpustakaan sebagai pusat sumber informasi bisa dikelompokkan ke dalam beberapa jenis yang masing-masing mempunyai ciri dan fungsi yang berbeda. Adapun fungsinya antara lain: untuk melayani kebutuhan informasi bagi segenap anggota masyarakat luas secara menyeluruh, melayani kebutuhan informasi bagi masyarakat khusus seperti masyarakat peneliti atau masyarakat ilmuwan, masyarakat sekolah, dan ada juga yang bertugas khusus melayani kebutuhan masyarakat dalam lingkungan organisasi khusus.

Komunikasi dan Informasi di Lingkungan Pendidikan
Disebut komunikasi pendidikan dikarenakan komunikasi ini terjadi di dunia pendidikan. Pada pelaksanaan pendidikan formal atau pendidikan melalui lembaga-lembaga pendidikan sekolah, tampak jelas bahwa proses komunikasi sangat dominan kesusukannya. Proses pendidikan sebahagian besar hanya bisa dilakukan melalui adanya proses komunikasi dan informasi. Artinya, hampir tidak ada proses pendidikan yang tanpa melalui komunikasi dan informasi. Komunikasi pendidikan berbeda dengan komunikasi yang lainnya, karena komunikasi pendidikan mempunyai tanggung jawab dan bertujuan untuk merubah prilsku sasaran ke arah yang lebih berkualitas dan ke arah yang positif.

Komunikasi dan Informasi Sosial
Manusia mempunyai kemampuan untuk berkomunikasi dan berbagi informasi, atau kemampuan menggunakan lambang-lambang komunikasi, maka ikatan-ikatan interaksinya dengan orang lain atau lingkungannya bisa menjadi erat. Terjadinya suatu kelompok dalam lingkungan masyarakat sosial sedikit banyak karena andil komunikasi dan proses berbagi informasi. Ikatan sosial yang lebih khas dan juga luas seperti organisasi, lembaga, dan struktur sosial lainnya, hanya bisa efektif jika direkat dengan komunikasi dan berbagi informasi. Karena ikatan yang didasarkan atas komunikasi adalah ikatan yang sangat demokratis.

Komunikasi dan Informasi di Lingkungan Keluarga
Salah satu syarat utama untuk saling memahami dalam lingkungan keluarga adalah komunikasi yang terbuka. Dalam keluarga proses komunikasi dan informasi yang paling sering terjadi adalah komunikasi pendidikan, karena dari lingkungan keluargalah awalnya pendidikan. Selain itu juga terjadi komunikasi massa, komunikasi sosial karena keluarga adalah lembaga sosial yang terkecil di masyarakat, dan lain sebagainya.

Komunikasi dan Informasi dalam Kelompok dan organisasi
Komunikasi kelompok dan komunikasi organisasional adalah berbeda. Yang pertama lebih memusatkan diri pada peristiwa komunikasi yang terjadi antar beberapa orang, baik yang terstuktur maupun yang tidak terstruktur, sedangkan yang terakhir sifatnya lebih dinamis. Kelompok yang sudah terstruktur dan yang sudah terorganisasikan secara tetap seperti tampak dalam organisasi-organisasi sosial dan lembaga kemasyarakatan, biasanya anggota-anggotanya relatif tetap dan terdaftar secara formal. Sedangkan pada kelompok yang tidak terstruktur tadi, tidak selalu terdaftar secara formal.

Komunikasi dan Informasi di Lingkungan
Perpustakaan dan Lembaga Informasi
Di lihat dari aspek sosial dan komunikasi, perpustakaan bisa didudukakan sebagai salah satu struktur sosial dalam masyarakat, lembaga atau bahkan proses dan organisasi. Dilihat dari segi kelembagaan, perpustakaan dianggap sebagai unit kerja yang bersama-sama dengan unit kerja-unit kerja lainnya di dalam lingkungan lembaga penaungnya, turut serta menunjang pencapaian tujuan dari lembaga induknya tersebut.

Komunikasi dan Informasi di Lingkungan media
Komunikasi massa merupakan proses komunikasi yang menggunakan media massa. Media massa juga merupakan suatu sistem sosial yang sudah melembaga. Artinya ia tidak berdiri sendiri. Ia bergantung kepada banyak faktor, seperti faktor kebutuhan informasi dan komunikasi masyarakat, faktor struktur sosial, faktor kebijakan, dan faktor ekonomi.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: