Tetesan Air mata

Tetesan air mata adalah ekspresi
Ketika ”dia” merasa jatuh cinta
Karena rabbi menganugrahkan
Cinta yang begitu tulus pada ”dia”
Seperti keluarga ”dia” cinta memberi
Cinta yang penuh dengan pondasi keimanan

Tetesan air mata adalah ekspresi
Ketika ”dia” merasa gembira
Karena kegembiraan itu bisa dienyahkan
seperti gelombang ombak bergitu berderu
menghempaskan batu karang yang kokoh
akhirnya cahaya itu tetap bersinar

tetesan air mata adalah ekspresi
ketika ”dia” merasa galau
kerena takut tak bisa bersandar
seperti kapal hendak berlabuh di darmaga
ketika air surut tak bisa kebibir pantai

air mata adalah ekspresi
ketika ”dia” merasa sunyi
karena takut kesunyian ini akan tak ada ujungnya
seperti gua yang penuh kemisteriusan
tak terpecahkan yang hanya adalah keseraman

air mata adalah ekspresi
ketika ”dia” merasa menderita
karena takut tak mampu bertahan dan sabar
seperti jejuri sel yang berlapis-lapis
begitu susah untuk ditembuskan dengan logika

air mata adalah ekspresi
ketika ”dia” merasa bangga
karena cinta, kegimbaraan, galau, sunyi dan penderitaan
semua dijalanin dengan nuasan keikhlas dan sabar
seperti keikhlas mu’azim azan menjerukan sholat
seperti kesabaran seorang ibu meminang anak

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: