SECAPAT ITU

Ku tak bisa hidup tanpa ”dia”, sungguh kata itu membuat ku takut dan silau kehilang dari kehidupan. Wahai orang yang selalu di hati jangan pernah kau tinggalkan ”dia” apapun alasannya. Sungguh dengan hadirnya engkau dalam kehidupannya tenang dan bisa merasa keindah. Telah kucoba dan mencoba sungguh tak bisa hidup tanpa”dia”.

Wahai engkau yang jauh disana kembali pada diri ku
Secapat angin mengebus debu yang bertebaran
Secepat getaran bumi memborak perandan lautan

Wahai orang yang merasa getaran itu
Coba engkau pahami semua yang terjadi selama ini
Coba engkau rasa semua apa pernah diucapkan
Coba engkau menjalani kenyataan ini
Coba engkau tepati semua dengan cinta dan keikhlasan

Mungkin hanya engkau yang bisa merubah kata-kata itu
Mungkin hanya engkau yang bisa mengucapkan kata-kata itu
Mungkin hanya engkau yang bisa mewujudkan kata-kata itu
Mungkin kata-kata tersebut bisa secepat petir, angin, dan getaran bumi

Orang itu selalu menunggu kata-kata itu
Orang itu selalu menunggu ucapan itu
Orang itu selalu menunggu wujud nyata itu
Sungguh penantian itu selalu ada dihati dengan penuh
Galaksi-galaksi cahaya yang bertapuran bintang

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: