Kerinci dan kampong ku…

Sudah beberapa bulan ku gak pulang kampong terasa rindu juga dengan tanah kelahiran ku yang jauh disana, dimana begitu banyak kenangan dan memory yang tak bisa dilupakan sungguh aku g bisa membayangkan dan untuk membayangkannya aja ku sudah merasa silau dan nyeri, seandainya suatu saat dapat seorang teman hidup orang jauh dan tidak bisa pulang kampung oooo……tidak…

Wahai insan-insan Sumatra sana ku merindu kalian semua mulai dari kesejukannya alamanya seakan-akan seperti angin sepoi disore hari yang memberi kesejukan setiap orang merasakan baik yang sedang kerja maupun nyatai sambil menikmati kopi maniz dan gorengan, keindahan alamnya yang tak bisa terlukis dengan aksara dan ungkapan. Dimana terdapat kedahsyat dan keagung tuhan jika kita melirik kiri kanan subhanallah dikililing bukit-bukit barisan serta sebelah selatan dan tenggara terdapat seonggok gunung, kecantikan membuat pesona eksotis tersendiri bagi orang melihatnya. Sebelah selatan dinamakan oleh masyarakat kerinci yaitu GUNUNG RAYA menurut cerita para orang-orang terduhulu gunung tersebut tidak memiliki kaki karena dahulu gunung tersebut berantam dengan gunung yang disebelah tenggara yang dinamakan GUNUNG KERINCI sedangkan gunung ini saat berantam salah satu tubuhnya juga hilang yaitu tidak memiliki kepala entahlah apakah cerita itu benar apa gak??? Jika dipikir secara logika sangat mustahil…hehehee

Pada umunya masyarakat dipulau Sumatra sudah mengetahui dengan gunung tersebut karena merupakan gunung tertinggi disumatara, di gunung ini begitu banyak keindahan yang tak bisa dihitung satu persatu dimulai pemandangan kebun tehnya yang terhampar begitu hijau ibarat sajadah panjang tempat orang selalu bersujud, air terjun perasap yang mengluarkan embun-embun yang berarti jika kena kulit ari-ari waduuhh begitu melayang-layang, binatangnya yang banyak ditakuti dan seram yaitu harimau Sumatra. Menurut penduduk disekitar perkakian gunung sering melihat binatang tersebut berlalu lalang serta masyarakat yang kental dengan tradisi walaupun sudah berbaur dengan adat jawa karena pemetik teh kebanyakan orang jawa. Serta tanah yang subur apapun yang ditanam insyallah bakal menghasilkan dari tanaman kentang, kol, kacang goreng dan sebagainya.

Bahasanya yang unik seperti bahasa cina karena setiap desa memiliki bahasa yang berbeda sehingga kampung hingga saat ini tak memiliki bahasa nasional, jadi kita berkomunikasi dengan kampung yang satu dengan kampung yang lain menggunakan bahasa yang berbaur, tapi yang paling aneh adalah kerinci tidak termasuk wilayah geografis Sumatra barat tapi dipasarnya sehari-hari menggunakan bahasa padang seharusnya komunikasi atau berbicara menggunakan bahasa kerinci tapi biarlah mungkin disana terletak keunikan seperti dikatakan iklan yang belang itu memang enak hehehee…. Kemudian orang-orangnya juga bisa dikatakan antik menurut orang-orang yang pernah kenal dan ketemu dengan insan kerinci mengatakan kayak orang cina dimana matanya sipit, putih, temok dan bahasanya.

Hasil pertaniannya yang berlimpah ruah dimulai daratan masyarakat petani bisa memanen padi dimana kerinci terkenal dengan padi payo sekelas dan seleting beras solok jika dimakan tidak pakai sambal aja sudah nikmatnya luar biasa apalagi dibumbui dengan sambal semakin maknyuuuuummm…dan sejenis tanam palawija kemudian dari laut walaupun kerinci dikeliling bukit barisan tapi juga termasuk daerah penghasilan ikan seperti ikan sepak, mas apalagi ya masih banyak dechh……karena memang kampung (kerinci) terkenal dengan tanah subur dan dikaruniakan tuhan sebagai wilayah yang tenang, terimakasih rabbi engkau anugrahkan kampung ku yang penuh kenikmatan, keindahan, dan keagungan.

Kampong…
kini ku hanya bisa mengangan dan berlayang sambil mengenang lokasi-lokasi tempat dulu ku bermain-main sungguh begitu maniz dan mengasyikkan tempat pernah kulalui, ketika masih dikampung sering mengunjung objek wisata yang begitu arsitek dan estetika hanya pemerintah kerinci belum begitu optimal mempromosikan objek wisata yang ada di kampong ku bisa dikatakan tidak kalah dengan bandung atau provinsi lain di bumi nusantara ini. mungkin kampong wisatanya tidak begitu maju adalah daerahnya jauh dipendalam Sumatra sana, serta akses untuk menuju kampong yang jauh walaupun transportasi lancar tapi yang jadi masalah adalah jalan-jalan yang sangat buruk bahkan setiap kilometer terdapat lubang, mudah-mudahan dengan bupati baru jalan menuju kampong semakin dan lebih bagus dari sekarang.

Kampong…
Aku rindu dengan makanannya yang begitu khas mulai dari kentang dodol yang maniznya sedang, lembut jika dikunya waaaahhhhh terasa nyaaammmnyaaaammmm…..waduh jadi kepinggin pulang habis selama ini sudah terpengaruh dengan makanan sunda!!! Racikan kopi nur yang harum terkenal dikerinci jika sudah dilidah gak bisa nahan minta dituang lagi, mungkin kopi aceh aje lewat hihihihi..testnya seakan-akan membuat badan makin hangat dan hangat serta teh yang terkenal dengan namanya teh kerinci. Sungguh kampung ku memiliki banyak potensi jika semakin serius dan optimal digarap, SDMnya memadai merupakan tempat yang sangat bagus untuk investasi di masa depan.

Kampung…
Gimana keadaan mu sekarang sejak ditinggalkan masih seperti dulu kah atau sudah banyak perubahan, semoga tidak ada perubahan yang kenegatif seperti peralihan tradisi masyarakat yang santun, sopan dan beradab beralih pada masyarakat tidak menghormati tradisi dan jauh norma-norma seperti ku lihat diperkotaan sekarang sungguh sangat memperhatikan sehingga ku tak sanggup untuk melirik kiri kanan seperti kuda hanya bisa melotot kedepan saja karena disamping dia begitu banyak hal yang tidak harus untuk diperlihatkan dan pertontonkan. Wadduuuhhh….gimana dan bagaimana untuk mengatakan itu pada mereka bahwa apa yang mereka pakai dan kenakan tidak layak serta pantas dipergunakan tapi biarlah karena dosa dan amal ditanggung sendiri-sendiri. Mudah-mudah ku tidak terpengaruh aliran moderisasi yang menyesatkan serta tetap menjaga tradis dan agama yang ku anut.

Kampung…
Tunggu kehadiran ku, jika sudah menyelesaikan pendidikan dan sukses disini ku akan segera menghampiri dengan membawa berbagai harapan insan-insan kerinci untuk membangun dan dampak yang berguna baik orang tua, masyarakat dan pemerintahan kerinci. Kemudian aku ingin menelusuri lagi tempat-tempat ku pernah singahi dan bermain dengan teman baik SD,SMP dan SMK.

2 Responses

  1. Jadi ikut pengin pulang kerumah…😦

  2. yeeee…ternyata banyak juga ya yang rindu dengan kampungnya…slam kenal ya mas…heheheee
    btw apa ya obat rinud pulang kampung…udh ditanya nihhh diapotik kagak ada obatnya hehehee

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: