Masa kehidupan Manusia



Pergunakan masa yang diberikan Allah pada kita dengan se’elegan dan secantik mungkin. Sehinga kita benar-benar menjadi manusia yang beruntung di hadapan Allah. Jangan sampai kita menjadi manusia yang merugi seperti dijelaskan dalam Al-quran:

Demi masa, Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. (SURAT AL ‘ASHR: ayat 1-3)

 Seperti lantunan nasyid Raihan

Demi masa sesungguhnya manusia kerugian
Melainkan yang beriman dan beramal sholeh
Demi masa sesungguhnya manusia kerugian
Melainkan nasehat kepada kebenaran dan kesabaran

Gunakan kesempatan yang masih diberi moga kita takkan menyesal
Masa usia kita jangan disiakan kerna ia takkan kembali

Ingat lima perkara sebelum lima perkara
Sihat sebelum sakit
Muda sebelum tua
Kaya sebelum miskin
Lapang sebelum sempit
Hidup sebelum mati

(Ingat lima perkara sebelum lima perkara)
(Ingat lima perkara sebelum lima perkara)

Demi masa sesungguhnya manusia kerugian
Melainkan yang beriman dan beramal sholeh
Gunakan kesempatan yang masih diberi moga kita takkan menyesal
Masa usia kita jangan disiakan kerna ia takkan kembali

Ingat lima perkara sebelum lima perkara
Sihat sebelum sakit
Muda sebelum tua
Kaya sebelum miskin
Lapang sebelum sempit
Hidup sebelum mati

(Ingat lima perkara sebelum lima perkara)
(sihat sebelum sakit)
Muda sebelum tua
Kaya sebelum miskin
Lapang sebelum sempit

(Ingat lima perkara) Hidup sebelum mati
(sebelum lima perkara) Sihat sebelum sakit
(Ingat lima perkara sebelum lima perkara) Muda sebelum tua

(Ingat lima perkara) Kaya sebelum miskin

(sebelum lima perkara) Lapang sebelum sempit
(Ingat lima perkara sebelum lima perkara) Hidup sebelum mati
(Ingat lima perkara sebelum lima perkara) Hidup sebelum mati
(Ingat lima perkara sebelum lima perkara)

Allah telah banyak melimpah rezki dan nikmatnya pada kita yang tidak dapat terhitungkan. Senada dengan penjalasan al-quran  Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak (SURAT AL KAUTSAR: 1). Namun kenikmatan tersebut  manusia lalai dan lengah dengan godaan syetan, harta dan nafsu. Hal ini benar-benar  terjadi dalam kehidupan manusia yakni semakin banyak harta dan jabatan semakin membuat manusia lalai mengingat Rabbi Izatti  bahkan semakin rakus, sombong dan memuja selain Allah.

Kemudian Allah jelas pula dalam surah at-takkasur bahwa: Bermegah-megahan telah melalaikan kamu (at-takkasur:1) janganlah kita seperti itu Karena kemegahan tersebut pasti akan ditanyai pada hari mizan “pertimbangan”  tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu). Sangat jelas dirinci dalam surah at-takkasur kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu) (at-takkasur:8)

Sebelum kesempatan dan waktu yang Allah berikan ditarik oleh pemilik waktu, yuk kita pergunakan masa tersebut dengan berbanyak mengingat Allah hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram, damai dan berbuah manis diyaumil Akhir.

Masa yang Allah berikan kepada kita sangat sebentar jangan sampai waktu sebentar ini kita nodai dengan hal-hal dilarang oleh Allah sehinga menjadi manusia yang merugi. Mungkin menurut kita hidup diatas bumi begitu lama sedangkan menurut Allah masa berada dibumi tidak lebih dari satu hari. Seperti terdiskripsikan dalam al-quran

Sesungguhnya sehari disisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu.
(Surah al-hajj: 47)

semoga dengan ilustrasi gambar dibawahi bisa menjadi bahan renungan buat kita semua:

 

 

Dari paparan gambar diatas jelas sungguh masa begitu singkat  yakni terdiri dari masa Bayi, anak-anak, remeja, dewasa, tua dan endingnya kembali pada asal usul/asal penciptaan manusia yaitu Tanah.  Ilustrasi diatas sangat cocok dengan penjalasan dalam al-quran

“ Allahlah menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan kamu setalah keadan lemah itu menjadi kuat, kemudia Dia menjadikan (kamu) setelah kuat itu lemah (kembali)  dan berubah…(Surah Ar-Rum: 54)

Jadi dari penjelasan surat al-alshr diatas bahwa dengan banyak mengingat Allah, melaksanakan shalat, saling menesehati dan sabar maka itu manusia yang beruntung dan cerdas memanfaatkan masa.

Mari kita renung kembali masa kehidupan kita, kebaikan apa yang telah dilakukan? Bagaimana kita membalas nikmat Allah tersebut? Apakah kita termasuk manusia yang merugi? Dan mampukah kita mempertanggung jawabkan masa yang diberikan kepada kita?

Regard

Simfoni Kehidupan

%d bloggers like this: